SERANG – Adanya dugaan keracunan makanan ikan pindang yang dialami puluhan warga Kampung Pasir Gadung dan Cimebel Desa Sangiang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang beberapa hari yang lalu dibantah Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah.
Kata dia, setelah mendapatkan hasil tes lab dari Dinas Kesehatan (Dinkes), dipastikan tidak ada unsur racun dalam makanan ikan pindang yang disantap 42 warga pasca dibeli dari pedagang keliling.
“Insya Allah racun tidak terkandung. Hanya saja yang saya dengar, mungkin bakteri. Warga kan habis beli langsung dimakan. Tidak dimasak atau dikukus dulu. Jadi prediksinya ada lalat atau bakteri yang hinggap,” kata Tatu.
Tapi supaya lebih detail, dirinya pun masih menunggu hasil uji mikroba selama 10 hari ke depan untuk memastikan apa penyebabnya. “Pasti ada jawabannya bila memang bukan racun,” ucapnya.
Ditanya kondisi warga sendiri, Tatu mengungkapkan, sudah banyak yang rawat jalan. Yang masih mendapatkan penanganan intensif hanya beberapa orang saja. Enam di Puskesmas Mancak dan enam di RSDP. Sebab masih dehidrasi akibat muntah dan diare berkepanjangan.
“Insya Allah kami tangani dengan seksama. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan turut andil dalam kejadian ini. Kita akan bantu maksimal,” tuturnya.
Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Serang sudah memberikan intruksi kepada Kepala Dinkes Kabupaten Serang menyelesaikan permasalahan sampai tuntas dan warga tidak sedikitpun dipungut biaya. Semuanya dibebankan kepada pemkab.(muh)













