SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang akan menerapkan program e-Office. Terkait hal ini, pemkab berusaha mengumpulkan berbagai referensi termasuk belajar ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan.
Program e-Office tersebut khususnya terkait surat menyurat. Sosialisasinya sendiri telah dilaksanakan Selasa (24/6/2019) di Aula Tb Suwandi, Setda Kabupaten Serang, dengan menggandeng Diskominfo Tangsel. Acara itu bertema Sosialisasi dan Implementasi Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar (SISUMAKER).
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, hingga sekarang, pihaknya masih terkendala surat menyurat yang prosesnya memakan waktu yang cukup lama.
“Seperti disposisi dari saya begitupun Organisasi perangkat Daerah (OPD). Kan tidak setiap saat kami ada di kantor. Terkadang harus datang ke kementerian atau tempat lainnya terkait pekerjaan. Bila manual harus menunggu sehingga memakan waktu yang cukup lama. Makanya kami berusaha menerapkan e-Office,” kata Tatu.
Dengan e-Office, dirinya bisa melakukan disposisi ataupun perintah surat menyurat dari manapun. Baik sedang di Jakarta atau daerah lainnya. “Kami memilih belajar ke Tangsel, karena di Banten baru mereka yang sudah menerapkan e-Office sejak 2014 lalu. Tidak ada salahnya kan belajar ke sana. Dekat lagi. Semuanya dimulai dari Sosialisasi dan Implementasi SISUMAKER,” ucapnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Serang pun menerangkan, Pemkab Serang sudah MoU dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait tandatangan digital.
“Kita sudah berhak menggunakannya nanti. Sekarang sosialisasi dulu dan percobaan di Diskominfosantik baru seluruh OPD nantinya. Semoga bisa secepatnya diterapkan,” jelasnya.
Disinggung terkait banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah tak lagi muda, dirinya menegaskan, tak bisa menghindar dari era digitalisasi.
“Memang ya, bisa dikategorikan gagap teknologi. Tapi saya yakin bisa kalau kita mau belajar. Kan memang perkembangan zamannya demikian, kita harus mengikuti,” tuturnya.
Sementara Kepala Diskominfosantik Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya menyampaikan, pada sosialisasi kemarin baru beberapa OPD saja seperti Setda, PUPR, Bapenda, Inspektorat.
“Itu pun kepala OPDnya saja dan para camat. Nanti lah di Juli baru jajaran di bawahnya. Insya Allah Juli kami matangkan. Sekarang baru sosialisasi awal saja,” kata Anas.(muh)














