Ribuan massa aksi yang tergabung dari Mahasiswa, pelajar hingga masyarakat gelar aksi di perempatan Ciceri, Sabtu (30/8/2025).
Dalam aksi tersebut bentuk kemarahan massa terkait dengan tuntutannya yakni menolak segala kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat, Penabrakan yang dilakukan Brimob ke Afan Kurniawan.
Aksi tersebut juga massa melakukan perusakan Pos polisi lalu lintas di Perempatan Ciceri, Seluruh kaca pos polisi lalu lintas juga telah hancur dan tidak bisa digunakan lagi.

“Kebrutalan ini Ini menunjukkan bahwasanya negara tidak mau mendengar aspirasi dari masyarakatnya. Kedua, negara sudah berniat menyakiti bahkan membunuh masyarakatnya,” ujar Nurul Fikri, humas Aliansi Simpul Sipil (Asisi) Banten, dilokasi aksi, Sabtu (30/08/2025).
Sekitar 1.000 massa aksi masih memblokade perempatan Ciceri, Kota Serang, Banten sehingga arus lalu lintas lumpuh total. Hingga Arus lalu lintas dialihkan oleh polisi. Demonstrasi juga dijaga oleh prajurit TNI dari Kodim Serang dan Korem 064/Maulana Yusuf.
“Apalagi dengan adanya tindakan-tindakan brutalitas dan bahkan sampai membunuh, ya kita tunjukkan bahwasanya hari ini masyarakat bersatu,” jelas Nurul. (IDN)















