SERANG – Meski dicoret pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua, cabang olahraga (cabor) ski air berencana tetap melangsungkan babak prakualifikasi sesuai dengan agenda. Yakni pada 15 Desember mendatang di Gorontalo.
Banten pun telah menyiapkan empat atlet terbaik yang dimilikinya, untuk berjibaku di ajang tersebut. Mereka adalah Rossi Amir (bermain di jumping dan overall), Lukman Ganesariu (jumping), Habibullah (wakeboard), dan Disa Wangka (trick).
Pelatih Ski Air Banten, Rusdi Amir mengatakan, sengaja menerjunkan empat atlet ke Gorontalo karena atlet sudah berlatih sejak lama dan memasuki fase pemantapan guna mengikuti pertandingan.
“Makanya, kami kirim saja. Toh tidak ada salahnya. Apalagi, atlet atas nama Rossi Amir adalah atlet andalan Banten yang tergabung di Pelatda Jangka Panjang (PJP). Dia butuh perlombaan untuk memantau hasil latihan selama ini,” papar Rusdi kepada awak media, Rabu (13/11/2019).
Rusdi juga menyampaikan, jika ski air benar-benar dihilangkan dari pesta olahraga terbesar di tanah air itu, maka jadi kerugian besar untuk Banten. Soalnya, kans untuk meraup banyak medali terbuka lebar.
“Saya pastikan, kita akan rugi besar. Kami sudah punya atlet andalan dan siap unjuk gigi di Papua tahun depan. Tapi semuanya pupus karena akan dihapus. Semoga saja masih ada celah untuk bisa diperlombakan,” jelasnya.
Sekedar informasi, cabor ski air masuk ke dalam sepuluh cabor yang dicoret dari daftar pertandingan PON XX 2020 Papua, beberapa waktu lalu. Bersama dengan sembilan cabor lainnya, seperti balap sepada, bridge, kriket, dansa, gateball, petanque, soft tenis, tenis meja, dan woodball. Hal tersebut, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) KONI Pusat nomor 100 tahun 2019.(muh)















