SERANG – Pasca kebakaran yang menghanguskan ratusan kios dan toko di Pasar Baros beberapa waktu lalu, ada sebagian pedagang yang mulai membangun ulang tempat mereka. Lalu ada juga yang berjualan dengan lapak seadanya.
Seperti yang dilakukan salah satu pedagang, Harun. Kata dia, terpaksa melakukannya karena ingin berjualan kembali.
“Dibangun ulang walau tidak permanen. Yang penting bisa berjualan. Saya rugi hampir Rp 70 juta, jadi butuh pemasukan,” papar pria yang berjualan sembako tersebut.
Ia pun berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bisa segera turun tangan membantu mereka yang kesusahan. “Baik itu untuk modal dan apapun. Butuh uluran tangan pejabat,” harapnya.
Sementara Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang, Irawan Noor yang sedang mengecek kondisi pasar mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Muspika Kecamatan Baros dan petugas pasar untuk mendapatkan data yang valid.
“Kita ingin mendapatkan data yang akurat sehingga nanti pimpinan bisa memberikan kebijakan sesuai dengan fakta di lapangan,” katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya akan segera menggelar rapat dengan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan wakilnya Pandji Tirtayasa terkait dengan rencana revitalisasi Pasar Baros.
“Secepatnya dengan pimpinan kita bahas karena urusan dagang ini tidak boleh terlalu lama. Untuk revitalisasi kalau pemkab kan ada mekanisme anggaran. Kalau sekarang tidak mungkin paling 2020 tapi nanti arahan ibu Bupati seperti apa,” tuturnya.(muh)














