SERANG – Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah memastikan proses Pemilu 2019 berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Hal tersebut dikatakannya setelah memantau pelaksanaan penghitungan suara di Kantor KPU Kabupaten Serang, di Cilame, Kota Serang, Senin (22/4/2019).
Meskipun terdapat Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Desa Kemuning, Tunjung Teja, Tatu tetap optimis akan berjalan lancar dan tidak terjadi kenadala teknis.
“PSU di Kabupaten Serang sudah berjalan dengan baik dan ini harapan kita semua, karena pesta demokrasi sudah selesai kita laksanakan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi KPU yang sudah bekerja keras sehingga berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2019, dibandingkan dengan pelaksanaan pilgub dan pilkada sebelumnya.
“Angka partisipasi mencapai 80-85 persen. Peningkatan lebih baik jika dibanding dengan pilkada sebelumnya,” ujarnya.
Terkait PSU, Ketua KPU Kabupaten Serang, Abidin Nasyar menjelaskan, hal tersebut dilakukan karena terdapat kesalahan teknis atau “unprosedural” oleh petugas KPPS saat pemungutan suara. Sehingga, direkomendasikan oleh PTPS untuk PSU.
“Kejadiannya ada ada di TPS 8 Desa Kemuning Tunjung Teja karena kesalahan prosedur. Seharusnya kotak suara dibuka pukul 07.00, tetapi ketua KPPS membuka pada pukul 06.30 dan Bukan isu coblos duluan ya saya pastikan. Di Kabupaten Serang tak ada kertas suara yang dicoblos duluan,” tegasnya.
Dia menambahkan, sekarang hasil rekapitulasi di KPU Kabupaten Serang belum sepenuhnya terisi dan baru menacapai 34 persen. Pasalnnya, proses rekapitulasi masih berjalan di tingkat kecamatan.
“Karena kami juga keterbatasan sumber daya, jadisekarang sedang proses rekapitulasi di tingkat kecamatan. Saat ini baru 345 TPS dari 4.617 TPS yang masuk ke KPU, semoga hari ini sudah buat tim untuk menyusul C I yang ada di kecamatan,” imbuhnya.(muh)













