Tumpukan sampah rumah tangga terlihat menggunung di sepanjang bahu jalan protokol dan pemukiman warga, di Wilayah Cikande Ambon pada Senin (22/12/2025). Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah ini mulai menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas.
Pantauan di lokasi menunjukkan sampah-sampah tersebut didominasi oleh limbah plastik, sisa makanan, hingga limbah rumah tangga lainnya yang dikemas dalam kantong plastik besar. Akibat sudah berhari-hari tidak diangkut, sebagian kantong sampah tampak robek dan isinya berserakan hingga ke badan jalan, tumpukan sampah tersebut panjangnya kurang lebih hingga 20 meter.

Salah seorang warga sekitar, Awal (42), mengeluhkan tumpukan sampah di sepanjang jalan Cikande Ambon, Menurutnya, kondisi ini sudah lama.
”Biasanya ada yang angkut, tapi ini sudah lama belum ada truk sampah yang lewat. Baunya sangat mengganggu, apalagi kalau setelah turunnya hujan itu sangat bau juga, aromanya sampai masuk ke dalam rumah,” ujar Ahmad.
Hal senada diungkapkan oleh pengendara motor, Andri (28), yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Ia mengaku terpaksa menutup hidung rapat-rapat saat melintas karena bau busuk yang menyengat.
“Sangat mengganggu konsentrasi berkendara. Selain bau, tumpukan sampahnya juga memakan bahu jalan, jadi jalanan terasa lebih sempit dan kumuh,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat setempat mengimbau warga untuk sementara waktu tidak membuang sampah di titik tersebut guna mencegah penumpukan yang lebih parah. Warga juga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera mengambil tindakan cepat untuk mengangkut sampah-sampah tersebut sebelum menimbulkan masalah kesehatan.
”Kami berharap dinas terkait segera turun tangan. Jangan sampai sampah ini menjadi sumber penyakit, apalagi sekarang sedang musim hujan, tumpukan sampah bisa menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir,” pungkasnya. (IDN)
















