Madrid – Kepergian Cristiano Ronaldo memang merugikan Real Madrid musim ini. Tapi ada sisi positif yang bisa diambil ketika Karim Benzema jadi tajam kembali tanpa CR7.
Pemain asal Portugal diketahui pindah ke Juventus musim panas lalu dengan banderol 100 juta euro. Tanpa pengganti yang sepadan, El Real kelimpungan dan mereka pun tampil buruk sepanjang musim 2018-2019, serta dipastikan hampa gelar.
Memang menggantikan pria berusia 33 tahun yang selalu mencetak minimal 40 gol bukan lah tugas mudah, apalagi bagi Benzema dan Gareth Bale yang “cuma” jadi pelayan di lini serang. Namun, pelan-pelan, penyerang Prancis mampu unjuk gigi sebagai juru gedor baru.
Sempat macet keran golnya di paruh pertama musim, dia tancap gas selepas pergantian tahun dengan total 15 gol. Oleh karenanya, sekarang sudah ada di urutan kedua daftar pencetak gol terbanyak dengan 21 gol, di bawah Lionel Messi dengan 33 gol dan di atas Luis Suarez dengan 20 gol.
Pencapaian yang terbilang oke darinya mengingat penggawa berusia 31 tahun sudah lama tidak mencapai rasio 20 gol per musim di liga, setelah terakhir di musim 2015/2016. Musim lalu pun dikritik habis karena cuma bikin lima gol dari 31 penampilan.
Pada laga terakhir Los Galaticos kontra Athletic Bilbao, dirinya mencetak hat-trick. Kembalinya Zinedine Zidane ke kursi pelatih jadi alasan utamanya karena eks pemain Olympique Lyonnais sudah terlibat dalam hadirnya 10 gol Si Putih, yakni delapan gol dan dua assist. Bahkan delapan gol terakhir klub dari kakinya.
Dengan 21 gol di La Liga, Benzema membuktikan lebih baik ketimbang Ronaldo, yang baru bikin 19 gol bersama Si Nyonya Tua. Jika ditotal dengan kompetisi lainnya, sudah bikin 30 gol dan 10 assist dari 50 laga, sementara straiker anyar Si Zebra baru bikin 26 gol dan 13 assist dari 39 laga.(detik.com)













