MADRID – Real Madrid berjanji akan bangkit di musim depan. Meski begitu, bukan berarti El Real akan langsung memasang target tinggi-tinggi.
Los Blancos baru saja melewati musim 2018/2019 yang sangat mengecewakan. Nirgelar setelah gagal bersaing di Copa del Rey, Liga Champions, dan Liga Spanyol.
Bahkan menuai kekalahan 0-2 dari Real Betis di Santiago Bernabeu dalam laga terakhir liga, Minggu (19/5/2019). Dengan demikian, finis ketiga usai mengumpulkan 68 poin, jumlah angka terendah dalam 17 tahun terakhir, atau sejak finis kelima dengan 62 poin di 1999/2000.
Sang entrenador Zinedine Zidane memastikan adanya perubahan besar di tubuh Si Putih untuk musim baru. Pemain-pemain yang performanya dianggap menurun seperti Gareth Bale, Toni Kroos, dan kiper Keylor Navas siap dilego.
Los Galaticos pun akan mengambil pelajaran berharga dari kegagalan musim 2018-2019. Namun, Zidane mengingatkan bahwa perombakan tidak lantas menciptakan hasil yang instan.
“Ini bukan musim buruk yang pertama dalam sejarah klub,” jelasnya.
Tapi, kata dia, jangan juga dilupakan. “Kita harus mengingatnya untuk mempersiapkan musim berikutnya. Kami sekarang harus memikirkan musim depan dan membuat fans gembira lagi,” tambahnya.
Semuanya akan diawali dengan mempersiapkan pramusim yang sangat baik. “Kita tidak akan mengatakan Los Blancos akan memenangi segalanya pada tahun depan, tapi akan bersaing sejak momen pertama dan berjibaku dengan skuat-skuat lain,” pungkasnya.(detik.com)












