SERANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten kembali mendorong Pembangunan Mesjid Terapung Banten (MTB) di Desa Cikoneng, Kecamatan Cinangka, agar segera direalisasi. Hal ini disampaikan Ketua Komisi II Muhsinin.
Kata dia, sekarang pembangunan MTB seluas 17.000 meter persegi yang digagas pada 2012 silam tidak ada kejelasan. Baru terealisasi sekitar 20 persen.
“Ini bagaimana. Sudah banyak orang yang menanyakan kepada saya, sebenarnya MTB jadi diwujudkan atau tidak. Soalnya masyarakat Kabupaten Serang umumnya Banten sudah merasa bangga kalau di daerah mereka akan ada MTB,” tutur Muhsinin kepada awak media, Kamis (12/12/2019).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengcab PBVSI) Kabupaten Serang ini meminta agar panitia serius dalam pembangunanya.
Pasalnya, dana yang sudah masuk cukup banyak. Baik dari Anggaran Pendapatan belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten maupun Kabupaten Serang, kemudian iuran Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), iuran panitia, hingga dari masyarakat melalui Gerakan Sejuta Umat Seratus Ribu (Gasebu).
“Jumlahnya saya tidak hafal. Ayolah bergerak kembali, panitia harus aktif,” inginnya.
Bila memang kekurangan anggaran, dirinya siap membantu dengan cara mendorongnya melalui DPRD Banten.
“Kebetulan saya dipercaya jadi wakil rakyat, Insya Allah apapun untuk perlihal umat Islam dibantu. Saya akan dorong agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelontorkan dana ke MTB,” janjinya.
Lalu untuk panitia, bila yang lama sudah tidak sangup, segera bentuk panitia yang baru. Supaya jangan terkatung-katung.
“Saya ngomong seperti ini tidak ada maksud apa-apa yah. Tidak ada sangkut paut dengan apapun juga. Apalagi soal politik meskipun saya seorang politisi. Membangun mesjid yang merupakan rumah Allah itu pahalanya besar dan dari keinginan hati,” tegasnya.(muh)















