SERANG – Jadwal pertandingan antara Cilegon United dengan Perserang kembali diundur panitia. Kepastian ini diketahui, usai laga antara PSMS Medan dengan Aceh Babel United yang sedianya dilangsungkan pada 12 Oktober 2019, batal terlaksana lantaran tidak mendapat izin dari pihak kepolisian.
“Sehubungan dengan penundanaan laga tersebut, membuat jadwal kami ikutan ditunda kembali. Awalnya sudah satu kali, 12 Oktober jadi 17 Oktober. Kini diganti lagi,” papar Manajer Perserang, Babay Karnawi kepad awak media, Senin (14/10/2019).
Tapi, untuk waktunya pemindahannya tidak terlalu jauh. “Rencananya dicanangkan pada 21 Oktober 2019 di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon,” ucapnya.
Hanya saja, pria yang juga berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengkhawatirkan kondisi psikologis penggawa Laskar Singandaru (julukan Perserang). Soalnya, beban berat bagi mereka yang harus menang di duel terakhir.
“Anak-anak bisa semakin tertekan mas. Kalau mundur-mundur terus, saya takut jadi tegang dan saat pertempuran hidup dan mati malahan tampil kurang oke karena gugup,” ujarnya.
Sementara Pelatih Perserang, Jaya Hartono berjanji akan mempersiapkan Hari Habrian dkk lebih stabil lagi kala melakukan lawatan ke Cilegon.
“Misi kami di sana adalah untuk menang dan berharap, syukur-syukur PSMS Medan dan PSCS Cilacap yang jadi rival Perserang diperebutan tiket terakhir Liga 2 dari zona barat bisa kalah,” tuturnya.(muh)










