SERANG – Seluruh anggota DPRD Kabupaten dan Kota se-Provinsi Banten terpilih asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mendapatkan konsolidasi dan pembekalan dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW). Acara dilakukan di Aula salah satu hotel yang ada di kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Minggu (1/9/2019).
Sekretaris Umum DPW PKS Banten, Gembong R Sumedi mengatakan, konsolidasi dan pembekalan sangat penting dilakukan. Mengingat para dewan kabupaten dan kota yang terpilih sekarang, 50 persen wajah baru.
“Ini tugas kami sebagai DPW. Setengah dari 54 dewan kabupaten dan kota yang terpilih orang baru. Jadi harus diberikan pemahaman lebih lanjut agar semakin pede jadi wakil rakyat,” papar Gembong.
Ia juga menyampaikan ada aturan baru DPP di mana nantinya seperti akan ada evaluasi bagi masing-masing fraksi. Seperti apa saja yang sudah dikerjakan, progresnya bagaimana, advokasinya ke masyarakat.
“Akan dievaluasi dengan jenjang waktu tertentu agar memantau kinerja para anggota dewan PKS. Kita ingin yang terbaik, kami ingin kader kami selalu dekat dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ucapnya.
Selanjutnya, ia menyampaikan, berharap konsolidasi kemarin membuat mereka sadar bahwa keberadaannya sekarang bisa duduk di kursi DPRD sebagai mandatori partai. Mandat dari partai untuk parlemen.
“Bukan sebagai anggota dewan seolah-olah hasil sendiri. Perjuangan sendiri. Disitu ada perjuangan kader PKS yang lain. Tolong disadari bersama, tidak bisa itu berdiri sendiri,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, dirinya juga mengucap rasa syukur karena di Pilkada serentak 2019, PKS mengalami peningkatan yang signifikan. Untuk kader di kabupaten dan kota ada 54 orang. Di provinsi ada 11 orang.
“Ada kenaikan yang membanggakan. Misalnya di Kabupaten Tangerang, dari awalnya dua kursi, kini jadi enam. Mungkin efek domino dari konsolidasi keumatan di Pilpres dan juga jargon PKS yang ingin menghapus pajak kendaraan bermotor,” jelasnya.(muh)











