SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memberikan bantuan kepada 19 warga asal Kabupaten Serang yang dipulangkan dari Wamena, Papua.
“Bantuan ini secara langsung kita gunakan dari uang pribadi dan iuran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Serang,” ujarnya di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Serang, kemarin.
Tatu menjelaskan, bantuan itu merupakan kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kepada korban tragedi Papua yang dialami pendatang terutama warga Kabupaten Serang. “Persoalan di sana semoga bisa segera diselesaikan, sehingga warga yang masih ingin merantau bisa kembali ke Wamena dengan aman. Insya Allah akan difasilitasi lagi,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi pihak Pemerintah Provinsi Banten yang telah berhasil menjemput warga Banten yang merantau di sana dengan kondisi selamat. “Ada juga sebagian warga kami yang masih belum pulang dan kita masih mencari informasi yang sebenarnya masih atau tidak warga Serang yang ada di sana,” katanya.
Diketahui, sebelumnya Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Serang, Ahmad Saefudin mewakili Pemkab Serang menerima pemulangan 19 korban terdampak dari kericuhan di Wamena asal Serang. Penyerahan dilakukan langsung Gubernur Banten Wahidin Halim di Pendopo Gubernur Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang pada Senin, (7/10/2019) siang.
“Rencananya kita kirim tim kusus untuk menjemput. Namun, bukan hanya warga Serang yang menjadi korban sehingga pihak Pemprov Banten yang turun langsung sekaligus menjemput korban lainnya,” terangnya.
Sementara salah satu korban korban terdampak konflik di Wamena, Ashari mengapresiasi Bupati Serang yang memberikan bantuan kepadanya yang akan digunakan untuk biaya hidup di Kampung halamannya.
“Bantuan yang diberikan bermanfaat untuk saya dan keluarga. Jujur, pasca kerusuhan di Wamena saya tidak pegang uang sama sekali. Bisa selamat saja saya sudah bersyukur,” terangnya.(muh)














