SERANG – Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus berupaya menjaga harmonisasi antara perusahaan dan tenaga kerja.
Caranya, menciptakan ketenangan kerja dan meningkatkan motivasi dengan menimbulkan suasana yang kondusif untuk memperluas lapangan kerja dalam upaya pemerintah daerah mengurangi jumlah pengangguran.
“Kalau boleh berbangga, kami Pemkab Serang satu-satunya wilayah di Indonesia yang memiliki komitmen kuat dalam memfasilitasi pertumbuahan industri, pertumbuhan usaha di Serang Timur,” ujarnya.
Hal itu diungkapkan Pandji Tirtayasa dalam sambutannya sesaat sebelum membuka Musyawarah Kabupaten ke-II Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Serang yang bertemakan ‘Peran dan fungsi DPK Apindo Kabupaten Serang Dalam rangka mewujudkan ketahanan berusaha’. Musyawarah sendiri dilangsukan di Aula PT. Modern Industrial Estate Cikande pada Rabu (9/10/2019).
Bahkan, sambung Pandji, Pemkab Serang juga sudah mencoba menyederhanakan perizinan-perizinan, juga mencoba memperpendek waktu perizinan. “Sedangkan untuk izin HO atau izin gangguan sudah kami hilangkan, karena izin tersebut ada dalam undang-undang pada zaman Belanda yang kini sudah tidak relevan. Hilangnya izin HO tersebut atas perjuangan DPP Apindo,” jelasnya.
Sementara Ketua Panitia Musyawarah Kabupaten ke-II DPK Apindo Kabupaten Serang, Agus Siswanto menyampaikan, musyawarah kali kedua ini dilaksanakan selama lima tahun sekali dan dihadiri sebanyak 43 peserta, yang mewakili perusahaan anggota dan dewan pengurus. Peninjau sebanyak 15 orang merupakan wakil perusahaan atau calon anggota.
Ketua DPK Apindo Kabupaten Serang, Agus Supriadi berpesan bagi ketua dan pengurus baru hasil musyawarah, agar selalu menjaga kondusifitas antara perusahaan maupun dengan para tenaga kerja. Mengingat, berkaitan dengan tuntutan kenaikan upah setiap tahun selaku menjadi tren.
“Ini yang menjadi beban para pengusaha meski pemerintah sudah mengatur regulasi tentang upah. Yang penting Apindo sudah berusaha selalu menjembatani antara anggota, tenaga kerja serta pemerintah,” pungkasnya.(muh)













