SERANG – Untuk memudahkan monitoring dan evalusasi kinerja masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Bagian Bina Program membuat inovasi baru.
Yakni dengan membuat aplikasi baru yang dinamakan Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pengadaan Secara Elektronik (Simolek).
Aplikasi tersebut nantinya dapat diakses oleh masyarakat secara luas. “Kami dari Bagian Bina Program sedang mengembangkan sistem yang kami beri nama Simolek. Sistem informasi ini akan memberikan informasi secera riil kepada kita dan bisa diakses secara online oleh publik yang akan menggambarkan sejauh mana progres serapan anggaran dan progres fisik seluruh OPD,” kata Kabag Administrasi Pembangunan (Adpem) Pemkab Serang, Sarudin.
Adapun data yang ada dalam aplikasi Simolek tersebut, Sarudin menjelaskan, akan diinput dari data rencana umum pengadaan (RUP) yang melalui proses lelang dan dari paket-paket pengadaan langsung (PL) yang nilainya mulai dari Rp 50 juta ke atas.
“Jadi nanti semua OPD bisa melihat melalui sistem ini mengenai progres kerja mereka tinggal di klik saja melalui handphone yang dimiliki,” ujarnya.
Ia juga menuturkan, untuk proses PL, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah telah diamanatkan bahwa mulai anggaran 2019 semua pengadaan barang dan jasa harus dilaksanakan secara elektronik termasuk proses PL yang dilakukan oleh pejabat pengadaan.
“Sampai dengan Maret, baru tiga paket (yang dilakukan secara elektronik-red) dari total paket PL yang ada di seluruh OPD. Ada dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) satu paket, dari diskoperindag satu paket, dan dari dinas Kominfo satu paket,” bebernya.(muh)












