SERANG – Pada tahun 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang semakin gencar mengoptimalkan penanganan kebencanaan. Salah satu program yang menjadi prioritas yaitu edukasi kebencanaan kepada masyarakat.
Organisasi Perangkat Daerah pimpinan Nana Sukmana Kusuma, SE, M.M dan Sekretarisnya Tubagus Maftuhi, S.Sos, M.Si ini, terus mengedukasi masyarakat terkait tindakan pertama saat terjadi bencana. Masyarakat diberikan pemahaman apa yang harus dilakukan jika menghadapi bencana di wilayahnya. Tujuan utamanya tentu untuk mengurangi resiko bencana itu sendiri.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi penanganan kebencanaan di empat kecamatan sepanjang tahun 2021 sampai sekarang. Yakni, di Kecamatan Binuang, Kecamatan Tirtayasa, Kecamatan Carenang dan Kecamatan Mancak.
Program sosialisasi penanganan kebencanaan itu, merupakan bagian dari program nasional Flood Management in Selected River Basin (FMSRB). Yaitu, penanggulangan banjir berbasis management yang bertujuan untuk mengurangi kerusakan dan resiko akibat banjir.
Dalam kegiatan tersebut, kata Nana, warga diberikan pemahaman bagaimana mengambil tindakan pertama saat menghadapi bencana banjir.
“Masyarakat harus paham, apa saja yang dilakukan ketika mengalami bencana banjir dan melihat bencana di sekitar lingkungannya,” katanya.
Dengan diberikannya pemahaman, pastinya akan dapat mengurangi resiko bencana. Sehingga, penanganan kebencanaan pun dapat lebih optimal.
Menurutnya, kesadaran warga sekitar dalam menghadapi bencana sangatlah penting. pasalnya, dapat berakibat pada keselamatan nyawanya dan kondisi lingkungannya. “Masyarakat ketika menghadapi bencana harus menyelamatkan dirinya dulu ke tempat yang aman dan tidak bersikap panik,” jelasnya.
Disamping itu, BPBD Kabupaten Serang juga meningkatkan responsivitas penanganan kebencanaan salah satunya dengan menempatkan relawan yang tersebar di tingkat desa.(muh)















