LONDON – Bek Tottenham Hotspur dan Timnas Inggris, Danny Rose, menyatakan kalau dirinya tidak sabar untuk pensiun dari sepakbola.
Alasanya, karena semakin maraknya masalah rasialisme. Menurutnya, tidak ada langkah tegas dari asosiasi sepakbola mancanegara bagi para pelanggar.
“Saya seperti merasa cukup dengan kasus rasialisme yang terjadi di sepakbola. Penonton tersebut butuh kesadaran kalau isu ini lebih besar dari sepak bola itu sendiri,” keluhnya.
“Situasi tersebut membuat saya tidak sabar untuk mengundurkan diri dari sepakbola. Saya masih memiliki lima sampai enam tahun dalam karier, dan saya menantikan momen tersebut datang,” tambahnya.
Di dalam skuat Spurs, sang pemain merupakan pesepakbola yang paling lama membela klub. Rose sudah berada di Ayam Putih sejak 2007 setelah diboyong dari Leeds United.
Namun, merasa tidak ada perubahan yang signifikan dari sikap suporter rasialis. Kali terakhir mendapat ejekan rasialisme adalah ketika membela Tiga Singa pada laga melawan Montenegro, beberapa pekan lalu.(net)













