Jakarta – Bawaslu menegaskan belum ada keterlibatan masing-masing capres dalam kasus surat suara tercoblos 01 di Selangor, Malaysia.
Bawaslu menilai dugaan kecurangan tersebut masih di ranah Negeri Jiran, belum bisa dikatakan kecurangan secara nasional.
“Saya kira masing-masing capres belum terlihat keterlibatan apa pun dalam masalah ini. Yang Malaysia kita spot di Malaysia. Jangan yang Malaysia diangkat persoalan ke nasional, tidak. Laporkan saja ke kami kalau ada masalah. Insya Allah nggak ada masalah,” kata anggota Bawaslu, Rahmat Bagja, di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019).
Ia meminta pihak yang mengetahui adanya dugaan pelanggaran pemilu segera melapor ke Bawaslu. Dia meminta jangan ada anggapan pemilu sekarang penuh masalah karena temuan tersebut.
“Jangan dianggap juga pemilu kita bermasalah, nggak. Untuk di Malaysia, iya, ada permasalahan. Tapi di London tak ada, WNI di luar negeri banyak, tapi paling banyak memang di Malaysia,” ucapnya.
Ia menuturkan, Bawaslu langsung melakukan imbauan terhadap Panwaslu luar negeri yang juga melaksanakan pemilu yang lebih awal. Selain itu, penjagaan juga diperketat oleh Bawaslu.
Seperti diketahui, Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana sebelumnya menerima aduan soal penemuan surat suara tercoblos. Ada dua lokasi temuan surat suara tercoblos. Lokasi pertama adalah Taman Universiti Sungai Tangkas Bangi 43000 Kajang, Selangor.
Di lokasi tersebut, ditemukan surat suara dalam bag, kantong plastik hitam, dan 5 karung goni dengan tulisan ‘Pos Malaysia’. Sejumlah surat suara pilpres tercoblos untuk paslon nomor urut 01, sedangkan pada surat suara pileg tercoblos untuk caleg NasDem DPR nomor urut 3.
Sedangkan lokasi kedua adalah kawasan Bandar Baru Bangi, Selangor. Ketua Panwaslu Kuala Lumpur menyebut waktu tempuh dari lokasi pertama ke lokasi kedua sekitar 15 menit.
Di lokasi ini ditemukan 158 karung berisi surat suara. Beberapa surat suara pilpres tercoblos untuk paslon nomor urut 01.
Sementara, dari beberapa surat suara pileg, tercoblos untuk caleg DKI Dapil II dari NasDem nomor urut 2 dan beberapa tercoblos untuk caleg Demokrat nomor urut 3. (detik.com)











