SERANG – Jelang babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON), cabang olahraga (cabor) catur sudah memiliki kerangka tim.
Kepastian ini didapat, usai Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Banten menggelar seleksi atlet di Aula PKPRI, Kabupaten Serang, pada 6-7 April 2019.
Dari data yang berhasil didapat, 12 nama atlet putra dan 10 atlet putri sudah dikantongi pengurus. Untuk putra adalah Budiman HS (Kota Serang), Tarso (Kota Serang), Parlindungan Hutabarat (Kabupaten Tangerang), Yoseph R Majella (Kabupaten Tangerang), Jesman Sijabat (Lebak), Jonathan Anthony (Kabupaten Tangerang), Syaeful Bahri (Lebak), Wandi (Kota Serang), Joni Samuel (Kota Serang), Hasian Panggabean (Kabupaten Tangerang), Nur Ikhwan (Kabupaten Serang), dan Hudallah (Cilegon).
Sedangkan 10 pecatur putri terdiri dari Alya Sekar Kinasih (Kabupaten Serang), Haniek Dwi Nuralaili (Kota Serang), Afifa Ayyun Faruq (Kabupaten Tangerang), Anya Zahira Agustine (Kabupaten Tangerang), Nita Nurmala Febriana (Kota Serang), Devina Junus (Cilegon), Megasari Chaniago (Kabupaten Serang), Yulianti Tjindarbumi (Kabupaten Tangerang), Surinta Wahyu Agustina (Kota Serang), dan Nur Aini Rasyid (Kabupaten Tangerang).
Mereka semua hasil seleksi ketat selama dua hari dengan menggunakan sistem swiss enam babak.
“Tapi nama-nama tersebut akan menciut dalam satu bulan ke depannya. Soalnya, KONI Banten hanya memberi jatah enam putra dan lima putri untuk ke Pra PON. Jadi akan ada sistem promosi dan degradasi sebelum menetapkan skuat inti,” papar Ketua Umum Pengprov percasi Banten, Edy Irianto, Minggu (7/4/2019).
Edy juga menjelaskan, untuk peta kekuatan di kategori putri banyak perubahan. “Banyak wajah-wajah baru dan kualitas baik putra dan putri ada peningkatan yang signifikan. Semoga saja awal yang bagus untuk membentuk kerangka tim inti supaya benar-benar dihuni pecatur terbaik,” harapnya.(muh)












