SERANG – Partai Amanat Nasional (PAN) menilai kartu tani yang dikeluarkan oleh Pemerintahan Jokowi – JK pada tahun 2017 lalu merupakan produk gagal.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua DPP PAN Yandri Susanto saat kampanye Akbar PAN di Lapangan Jonjing, Tirtayasa Kabupaten Serang, Senin (8/4/2019).
“Kami meperotes kenapa kartu tani hingga sampai saat ini tidak bisa dilaksanakan, jangan sampai nanti ada kartu sembako murah tapi sembakonya mahal,” katanya.
Yandri mengatakan, saat ini Jokowi berjanji mengeluarkan tiga kartu sakti jika terpilih kembali. Menurutnya hal tersebut tidak perlu diumbar sebagai janji kampanye.
“Kartu itu kita harap tidak perlu diumbar sebagai janji, karena tanpa kartu pemerintah bisa melayani dengan satu data e-KTP. Disitu ada data kemiskinan, pengangguran, data lulusan SMA dan data mahasiswa jadi gak perlu lagi banyak kartu,” ujarnya.
Politisi PAN tersebut menganggap pemerintahan Jokowi terlalu banyak mengeluarkan kartu sedangkan Indonesia ini bukan negara kartu.
“Dompet kita nanti penuh dengan kartu tapi gak bisa digunakan. Insya Allah Prabowo – Sandi menang melayani masyarakat dengan satu kartu yakni E – KTP,” pungkasnya.
(Yoman)













