SERANG – Para tokoh atau orang yang dituakan di Kecamatan Padarincang membantah bila banyak warga yang menolak proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) atau gheotermal.
Hal tersebut terungkap saat PT Sintesa Banten Geothermal menggelar sosialisasi di ruang rapat KH. Syam’un Setda Kabupaten Serang, Kamis (5/9/2019).
Salah satu tokoh Padarincang, Tubagus Cecep mengatakan, yang menolak hanya segelintir orang saja. “Kami warga yang datang di sosialisasi ini semuanya mendukung kok. Tidak benar itu bila banyak yang menolak,” papar Cecep.
Bahkan, dirinya bersama beberapa masyarakat pernah dibawa ke PLTP Kamojang, Garut saat bulan puasa lalu untuk study banding.
“Sungguh luar biasa. Takjub di sana. Tanaman yang yang berdekatan dengan pipa semuanya subur. Banyak yang tanam cabe kok. Kekhawatiran satu dua orang yang masih menilai tanah di Padarincang akan rusak, penuh lumpur, dan lain-lain berbeda kenyataanya. Sudah ada buktinya di Kamojang,” ujarnya.
Hanya saja, ia meminta kepada pihak perusahaan untuk mengedepankan pendekatan persuasif. “Memang dari tahun kemarin sudah sering sosialisasi, tapi tetap jangan pakai kekerasan bagi beberapa orang yang masih menolak. Terus silaturahmi saja,” pintanya.(muh)















