TERNATE – Atlet tinju Banten kembali meraih tiket Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua. Kepastian ini didapat, usai Marjuki Panggabean yang bertanding di kelas 91 kilogram berhasil menembus babak semifinal prakualifikasi.
Dari data yang didapat, Marjuki mampu mengalahkan atlet dari Kalimantan Timur, Galaxi Baidubun. Pada duel di putaran delapan besar yang berlangsung di GOR Kie Raha, Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (24/9/2019) malam, ia menang dengan skor tipis 3-2.
Dengan hasil itu, dirinya berhak melangkah ke partai semifinal dan memastikan diri berlaga di Papua. Soalnya, menurut ketentuan dari Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PB Pertina), hanya atlet peringkat empat besar di Pra PON saja yang berhak berlaga di pesta olahraga terbesar di Indonesia tersebut.
“Pertandingannya ketat tapi Marjuki mampu menang. Dengan demikian, sudah ada tiga atlet Banten yang lolos PON. Kami sangat bersyukur sekali,” ujar Wakil Ketua Pengurus Provinsi (Pengrov) Pertina Banten, Reynold Alfons kepada wartawan, Rabu, (25/9/2019).
Selain mendapat satu tiket tambahan, Reynold juga menyampaikan, Banten merebut medali perunggu Pra PON. Keping ini didapat Sofi Rosalia di kelas 57 kilogram putri.
Sebenarnya Sofi bisa saja meraih medali lebih baik. Sayangnya di semifinal kemarin, dibungkam atlet Papua, Cristina Jumbay yang notabene atlet Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) SEA Games 2019.
Sementara Ketua Umum Pengprov Pertina Banten, Verry Yugangga menuturkan, pada semifinal yang berlangsung Kamis (25/9/2019), ada dua atlet Banten yang berjibaku. Yakni Michel Sa’ada di kelas 69 kilogram putra melawan Safon Simangungson dari Jawa Barat dan Marjuki Panggabean ditantang Hasmar Lubis dari DKI Jakarta.
“Semoga keduanya mampu tampil maksimal. Mari kita doakan bersama, semoga apa yang diharapkan bisa berjalan sesuai dengan rencana,” pungkasnya.(muh)












