SERANG – Pasca menelan dua kekalahan beruntun di lawatan pulau Jawa, Perserang akan melakoni laga bertajuk ‘Derby Tanah Jawara’ dengan Persita Tangerang, di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Kamis (26/9/2019). Di duel tersebut, Singa siap mengaum.
Diketahui Laskar Singandaru (julukan Perserang) baru saja digebuk PSGC Ciamis dengan skor 2-0 lalu dibungkam PSCS Cilacap 1-0.
Tak mau kembali menelan pil pahit, Si Biru Langit (julukan lain Perserang) siap bangkit. Apalagi, poin penuh dibutuhkan untuk menjaga peluang tim lolos ke fase berikutnya.
Sekarang, anak asuh Jaya Hartono ini berada di peringkat enam dengan koleksi 27 poin. Tertinggal lima angka dari PSCS Cilacap diurutan empat yang merupakan batas akhir melaju ke babak delapan besar.
Pelatih Perserang, Jaya Hartono mengatakan, duel dengan Pendekar Cisadane (julukan Persita) adalah krusial. Di mana titik berat bagi skuat, apakah bisa melaju atau tidak.
“Kalau kami menang, peluang melenggang terbuka. Tapi bila kalah, tipis rasanya bisa lolos dari lubang jarum,” papar Jaya kepada awak media, saat Pre Match Conference Liga 2 2019, week 19, di ruang rapat Disparpora Kabupaten Serang, Rabu (25/9/2019).
Namun, Perserang punya modal bagus. Saat bentrok pertama di Tangerang, Hary Habrian dkk mampu mencuri satu angka dan membuat lawan kerepotan. Sekarang kondisinya berbeda, tampil di kandang sendiri.
“Saya harap dukungan supporter jadi motivasi ganda untuk pemain. Semoga kami yang menang,” harapnya.
Disingung apakah ada penggawa yang cedera atau akumulasi kartu, mantan pemain Persib itu mengungkapkan tidak ada. Perserang siap menurunkan komposisi terbaik sejak menit awal.
Hanya saja, kemenangan dipastikan tidak mudah di dapat tuan rumah. Pasalnya tamu datang dengan rekor apik, tiga kali kemenangan beruntun. Terbaru, baru saja menggasak PSMS Medan dengan skor 1-0.
Juru Taktik Persita Tangerang, Widodo Cahyo Putro menekankan tidak ingin kalah dari Perserang.
“Kami sedang dalam periode bagus. Jadi berharap bentrok bisa berjalan lancar dan meraup tiga angka di Serang,” kata Widodo.
Dirinya pun menegaskan, pemain siap tampil ofensif. “Di dalam sepakbola, semua klub ingin menang dan pastinya menerapkan permainan ofensif untuk mencapainya. Demikian pula dengan kami,” tutupnya.(muh)











