PEKANBARU – Lima laga beruntun tanpa kekalahan, plus kemenangan dalam laga terakhir yang merupakan kemenangan tandang pertama, membuat Perserang optimis mampu kembali mencuri poin di Pekanbaru, Riau. Namun, Hari Habrian cs tetap mewaspadai kebangkitan tuan rumah, PSPS Riau yang dalam laga terakhirnya ditahan imbang PSCS Cilacap.
Pelatih Perserang, Jaya Hartono optimis Laskar Singandaru (julukan Perserang) bakal kembali mencuri poin di kandang lawan. Setelah hasil seri di markas Persita Tangerang dan kemenangan meyakinkan atas Blitar Bandung United di Bandung, motivasi Suandi cs berlipat ganda dan merasa ketagihan meraih poin di kandang lawan.
Meski demikian, eks juru taktik Persib Bandung itu tetap mewaspadai kebangkitan PSPS. Meski Askar Bertuah (julukan PSPS) ada di zona degradasi, mereka tetap tim berbahaya, terutama ketika berlaga di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru.
“Kemenangan PSPS melawan tim sekelas Sriwijaya FC di Stadion Kaharudin jelas tak bisa dilakukan tim sembarangan. Jadi meskipun PSPS ada di peringkat sebelas, saya mewanti-wanti pemain agar tetap waspada karena PSPS tetaplah tim kuat yang harus dihormati,” kata Jaya.
Sementara, pemain Perserang, Hari Habrian mengaku optimis bisa meraih poin penuh di Pekanbaru. Kemenangan di duel terakhir saat menghadapi Blitar Bandung United di Stadion Siliwangi, Bandung, menjadi suntikan motivasi untuk kembali meraih hal serupa.
“Kami sudah membuktikan mampu meraih poin di kandang lawan saat kami bisa tampil sesuai instruksi pelatih. Kami bertekad mengulangi penampilan terbaik kami dan meraih poin lagi di Pekanbaru ini,” beber pemain yang sudah mencetak enam gol untuk Perserang di musim 2019.
Terpisah, asisten pelatih PSPS Lufti Yasin mengaku tak gentar menghadapi Perserang yang kini berada di posisi empat klasemen sementara Liga 2 2019. Menurutnya, para pemain PSPS punya semangat dan motivasi untuk mengalahkan Laskar Singandaru hari ini.
“Semangat pemain luar biasa. Ini yang membuat kami optimis untuk memenangkan pertandingan besok,” kata Lufti.
Lufti juga mengaku timnya bakal menerapkan sepakbola menyerang demi meraih poin penuh. Dia juga sudah mengantongi kelemahan Si Biru Langit (julukan lain Perserang) yang akan dimanfaatkan untuk meraih kemenangan.
“Berdasarkan informasi yang kami kumpulkan, kami dapat membaca permainan Perserang. Sehingga dapat diantisipasi dan mengubahnya menjadi kekuatan kami,” pungkasnya.(muh)












