SERANG – Banten sukses meraih medali emas di babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) jilid II cabang olahraga (cabor) tinju. Kepastian ini didapat, usai Michel Romroman menang di kelas men’s elite 60 kilogram putra.
Berlaga di GOR Pekansari, Bogor, Jawa Barat, Jumat, (20/12/2019), Romroman mengalahkan wakil dari Papua Barat, Lewi Canda dengan skor telak.
Pelatih Tinju Banten, Edy Tabrani mengatakan, pertandingan kemarin berlansung sengit. “Tapi bersyukur, kerena saya sudah mengajarkan antisipasinya, usai mempelajari permainan Lewi di duel sebelukmnya. Hasilnya bisa dilihat sendiri, Alhamdulilah Romroman menang angka,” kata usai bentrok.
Meski mendapat emas dan memastikan lolos ke PON XX/2020 Papua, keberangkatannya ke Bumi Cenderawasih (julukan Papua) belum bisa dipastikan. Soalnya, KONI Banten memberlakukan peraturan ketat. Di mana hanya peringkat tiga besar di Pra PON yang berhak diboyong dan itupun bila tanpa sistem zonasi. Bila ada pembagian wilayah, hanya emas yang diakomodir.
“Dan yang sekarang kan tahap kedua. Jadi kita menunggu arahan dari KONI Banten saja,” ucapnya.
Sebelumnya pada Pra PON Tinju Jilid I di Maluku Utara 14-21 September 2019, lalu Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Banten berhasil menyumbang tiga perunggu. Medali diraih oleh Sofi Rosalia Mofu (kelas 57 kilogram putri), Michel Sa’ada (kelas 69 kilogram putra), dan Marjuki Panggabean (kelas 91 kilogram putra).
Namun ketiganya gagal berlaga di PON XX/2020 Papua karena terganjal dengan regulasi KONI Banten. “Semoga yang sekarang ada pertimbangan lain,” harapnya.(muh)















