SERANG – Perserang Serang berhasil mempecundangi saudara mudanya yakni Cilegon United saat duel di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Rabu (14/8/2019). Tim besutan Jaya Hartono menang dengan skor 1-0 dan menutup paruh pertama kompetisi Liga 2 Indonesia wilayah barat dengan kemenangan.
Satu-satunya gol Laskar Singandaru (julukan Perserang) diciptakan Hari Habrian melalui titik putih dimenit 75.
Jalannya pertandingan antara kedua tim berlangsung ketat. Alhasil di babak pertama tak tercipta satu gol pun.
Di paruh kedua, laga baru berlangsung panas. Jual beli serangan dan tensi tinggi tersaji. Bahkan, Laskar Geger Cilegon (julukan Cilegon United) harus bermain dengan 10 orang lantaran Teja Ridwan diusir wasit asal Jawa Tengah, Arief Syaefuddin, karena menerima kartu kuning kedua dimenit 56.
Selang 13 menit kemudian, Si Biru Langit (julukan lain Perserang) mampu menceploskan si kulit bundar melalui Hari Habrian usai mendapatkan hadiah pinalti. Ini setelah tendangan keras Idang Novriza Ali ke arah gawang menyentuh tangan pemain belakang CU, Muhammad Akbar Rizal Lestaluhu, di kotak terlarang dan pengadil lapangan menunjuk titik putih.
Para penggawa CU sempat melancarkan protes keras kepada wasit. Akibat terlalu berlebihan, Denny Arwin dihadiahi kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan hijau dimenit 69.
Kehilangan dua pemain, Cilegon United tak mampu berkutik dan akhirnya menyerah dengan kedudukan 0-1.
Menanggapi hasil tersebut, Asisten Pelatih CU Imam Riyadi mengaku tetap besyukur apapun hasilnya. Namun kekalahan yang diderita jadi bahan evaluasi bagi pihaknya, terutama ketika menjalani tandang.
“Semua juga liat bagaimana jalannya pertandingan. Kecewa sudah pasti ada, namun yang jelas kita akan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi dan kami tetap mengapresiasi perjuangan para pemain,” tuturnya.
Ditanya soal keputusan pinalti yang diberikan wasit, ia enggan mengomentari. “Saya tidak mau menanggapi hal itu, no coment,” katanya.
Sedangkan Pelatih Perserang, Jaya Hartono menyampaikan rasa puas. Soalnya skuat mampu merengkuh lima kali hasil oke di kandang. Pun gawang Tb Saprudin masih perawan selama kandang.
“Saya bersyukur sekali mampu merengkuh banyak rekor maksimal di akhir paruh pertama kompetisi. Semoga ke depan kami bisa lebih baik lagi,” inginnya.(muh)












