SERANG – Selain untuk pembinaan, Banten Open Taekwondo Championship 2019 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Tangerang pada 23-24 Maret 2019 mendatang, ternyata memiliki tujuan lain.
Yakni jadi ajang seleksi atlet Banten yang akan dikirim ke babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON).
Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Taekowndo Indonesia (Pengprov TI) Banten, Fiva Zabreno membenarkan hal tersebut. Kata dia, saat ini TI sudah mempersiapkan 44 atlet terbaik dari seluruh Banten.
“Nah, ada usulan, seleksinya dilihat pada ajang Banten Open Taekwondo Championship. Pengurus pun bersepakat,” papar Fiva.
Fiva menerangkan, dari jumlah yang ada, nantinya akan dipangkas jadi 14 atlet saja. “Rinciannya 10 atlet non Pelatda Jangka Panjang (PJP) dan empat atlet PJP. Kuota sudah berdasarkan ketentuan dari KONI Banten,” tuturnya.
Oleh karenanya, ia meminta kepada seluruh atlet yang akan turut serta, untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dengan begitu, Banten akan mendapat atlet berkualitas terbaik menuju Pra PON nanti.
Pada kesempatan yang sama, pria yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Banten mengungkapkan, di Banten Open Taekwondo Championship akan diikuti 478 atlet taekwondoin. Mereka berasal yang terdiri dari 55 klub yang ada di lima provinsi. Yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Banten.
“Kami bersyukur bisa diikuti oleh banyak daerah, setidaknya dengan begitu bisa mengukur musuh yang nanti akan dihadapi di Pra-PON. Jadi bisa mengukur kemampuan sendiri. Jika masih ada yang kurang dalam latihan, kan bisa sekaligus menjadi evaluasi. Apalagi, masih ada waktu berbaikan hingga November nanti,” terangnya.(anm)










