SERANG – Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua, tim kepelatihan atletik Banten masih melakukan tahap persiapan umum di Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Maesaroh dkk digenjot fisik untuk meningkatkan stamina.
Hal ini disampaikan Ketua Harian Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengprov PASI) Banten, Asep Suhara.
“Ya, sekarang masih tahap persiapan umum. Belum masuk ke fase selanjutnya. Jadi atlet masih digembleng fisiknya,” papar Asep kepada awak media, Senin (2/3/2020).
Pada program latihan selama Pelatda PON XX/2020 Papua sendiri, terdapat empat tahapan yang akan ditempuh para atlet.
“Pertama di persiapan umum, kemudian persiapan khusus, pra kompetisi, dan kompetisi. Nah, kusus persiapan umum, saya lihat fisik atlet-atlet kita terus membaik,” ucapnya.
Besar harapannya, di Bumi Cenderawasih (julukan Papua) nanti, atlet atletik Banten bisa mengukir prestasi terbaik. Apalagi, dirinya melihat peta kekuatan atletik sudah mulai merata di Tanah Air.
“Insya Allah dengan latihan itensif dan pemusatan latihan terarah, kita bisa meraih prestasi puncak di Papua. Tak ada lawan kuat sekarang, semuanya sama,” tegasnya.
Diketahui, di PON XX/2020 Papua, atletik Banten sudah meloloskan sebanyak tujuh atlet. Mereka adalah Maesaroh (lompat jangkit), Syifa Nabila (lempar martil), Habibullah (lari 800 meter), Alif Indrawan (lari 3.000 meter steeplechase), Adit (lompat jangkit), Nida (sapta lomba), dan Muhammad Yusuf (lompat tinggi).(muh)











