SERANG – Pasca libur Lebaran 2019, pembuatan kartu kuning untuk mencari kerja membludak di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Ugun Gurmilang.
Kata dia, pihaknya sudah memprediksi sejak awal. “Siklusnya memang seperti sekarang. Bahkan, hari ini puncaknya menurut saya. Di mana mencapai 407 pembuat kartu kuning dan bisa berlanjut hingga dua pekan ke depan,” papar Ugun.
Ia menceritakan, sebelumnya tidak pernah sebanyak sekarang. Tanda-tanda tersebut, sudah terlihat saat bulan puasa lalu, dengan 308 pembuat kartu kuning.
“Kami pun antisipasi dengan personel yang ada. Bahkan, Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang lain, khusus sekarang diperbantukan di bidang Binapenta agar antrian tak membludak,” ucapnya.
Hanya saja, dirinya meyakini tidak akan seperti tahun lalu yang mencapai di angka 700. Pasalnya, untuk 2019 sudah diberlakukan sistem online sedangkan yang sebelumnya masih manual.
“Jadi persyaratan sudah bisa di upload melalui andorid masing-masing. Sehingga datang ke Disnakertrans Kabupaten Serang tinggal ngeprint berkas saja dan pengesahan. Bila belum paham, ada juga petugas kami yang melayani untuk membantu mengupload ke sistem,” tuturnya.
Ugun juga menyampaikan, sudah melakukan sosialiasi soal sistem online ke berbagai kalangan terutama tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), agar saat lulus tak bingung atau pusing untuk pembuatan kartu kuning. Apalagi bisa dikolektif melalui para guru di sekolahnya masing-masing.
Disinggung para pencari kerja saat ini lebih dominasi ke mana, dirinya belum memastikan. Hanya saja, saat berkomunikasi dengan segelintir orang, bermacam-macam. Ada yang mencari pekerjaan di daerah Kabupaten Serang, Tangerang, Jakarta, dan Bekasi.
“Dan rata-rata juga lulusan SMK. Serta di Kabupaten Serang sendiri, dari 800 perusahaan yang ada, 20 persen melaporkan kepada kita bahwa akan membuka lowongan pekerjaan pasca Lebaran,” jelasnya.(muh)














