SERANG – Pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sepatu Roda Banten 2019 yang berlangsung di Botanical Park Kabupaten Tangerang akhir pekan kemarin, tim Kota Serang meraup banyak medali. Tercatat ada 10 keping mampu diamankan.
Sepuluh medali tersebut, terdiri dari tiga perak dan tujuh perunggu. Perak disumbang Aisar Akbar (nomor sprint 500 meter), Rizky (sprint 500 meter), dan Azsegap Tegar Laksana (sprint 1.000 meter).
Perunggu direbut Aisar Akbar (ITT 200, ITT 500, dan jarak 5.000), Rizky (ITT 200 dan ITT 500), Sarah Alifa (sprint 500 meter), dan Muhamad Kafa Arinsyahdevi (sprint 1.000 meter).
Ketua Umum Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indoenasia (Pengcab Perserosi) Kota Serang, Wella Fitriyanti mengaku sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai. Para atlet sudah berjuang keras untuk mengharumkan nama daerah.
“Bangga tentunya, anak-anak tampil begitu luar biasa meski belum mampu merebut emas,” katanya
Ia juga berjanji, ke depan akan terus memompa semangat juang anak-anak agar giat berlatih lagi demi menghasilkan prestasi yang lebih maksimal.
“Hanya saja, kami terkendala masalah sarana dan prasarana. Sampai sekarang, hanya menggunakan trek di Alun-alun Barat Kota Serang. Itupun tidak representatif,” akunya.
Sementara Ketua Umum KONI Kota Serang, Deni Arisandi tidak mempermasalahkan capian tiga perak dan tujuh perunggu yang dipersembahkan atlet sepatu roda Kota Serang dari kejurda 2019.
“Tidak masalah. Yang kita lihat bukan hasil, tapi pembinaan. Bila muaranya medali, nanti di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV pada 2022 mendatang,” jelasnya.
Pria yang juga menjabat sebagai pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) pusat berjanji akan coba memecahkan permasalahan lapangan latihan.
“Akan saya dorong supaya Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bisa memfasilitasinya,” tekadnya.
Sekedar informasi, di Kejurda Sepatu Roda 2019, juara pertama diraih Kabupaten Tangerang dengan 17 emas, tujuh perak dan tiga perunggu.(muh)















