SERANG – Posisi Banten yang berada dekat Bandara Soekarno-Hatta, menjadi pilihan beberapa Pengurus Besar (PB) olahraga untuk menggelar babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON). Setidaknya ada empat cabang olahraga (cabor) yang telah memastikannya.
Yakni softball, bola basket 5×5, woodball dan motocross. Keempatnya cabor yang ditunjuk tersebut, menggelar di tiga wilayah yang ada di Banten. Untuk softball di Lapangan Softball Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dan basket 5×5 di dua wilayah yakni Kabupaten Tangerang dan KotaTangsel.
Sedangkan woodball akan dilangsungkan di Lapangan Puspitek Serpong yang ada di Kota Tangsel. Sedangkan motocross di Sirkuit Tembong Jaya yang terletak di Kota Serang.
Untuk softball, Kabupaten Tangerang tengah menggeber pembangunan satu lapangan lagi yang akan digunakan untuk pertandingan putri. Letaknya bersebelahan dengan lapangan yang sudah ada.
“Pemkab Tangerang dan pak Bupati Zaki Iskandar sangat konsen untuk bisa menyelesaikan pembangunan lapangan softball yang kedua sebelum pelaksanaan Pra PON 14 Juli 2019 nanti. Kami sangat berharap, sebagai tuan rumah kami bisa memastikan tiket lolos ke PON sebagai peringkat ketiga,” ucap Zaenal Muttaqien Ketua Umum Pengprov Perbasasi Banten.
Pembangunan sirkuit untuk mensukseskan pelaksanaan Pra PON pada juga dilakukan Pengprov IMI Banten yang membuat lintasan baru di Sirkuit Tembong Jaya untuk 14-15 September 2019.
Penunjukkan Banten sebagai tuan rumah oleh empat cabor, disambut gembira Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo. Ia pun yang menyatakan harus benar-benar memaksimalkan faktor tuan rumah untuk meraih hasil maksimal.
Bukan saja dari sisi teknis yakni soal adaptasi dengan venue pertandingan yang lebih lama dari lawan juga faktor dukungan suporter.
“Harus dimaksimalkan, hitung-hitungannya kita dapat minimal empat tiket ke PON dari keempat cabor. Kalau bisa malah lebih,” harapnya.
Apalagi lanjut mantan Kapolda Banten, jika cabor taekwondo jadi juga menggelar Pra PON di GOR Indoor Sport Center Kelapa Dua, maka harapan untuk meloloskan banyak atlet ke PON semakin terbuka.
“Kita berharap taekwondo bisa menggelar Pra PON di Banten, jadi semakin banyak peluang buat kita meloloskan atlet sesuai target yakni lolos sebagai tiga besar Pra PON,” tukasnya.(muh)












