SERANG – Pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua, tim hoki Banten memiliki mimpi tinggi. Di mana ingin merubah raihan medali perunggu yang didapat pada ajang sebelumnya jadi lebih lebih baik.
Diketahui, pada pelaksanaan dua event nasional sebelumnya yakni PON XIX/2016 dan Pra PON XX/2020 Papua, Banten selalu kebagian perunggu.
Nah, untuk sekarang, tidak ingin mendapat hasil yang sama. Alhasil, Pengurus Provinsi Federasi Hoki Indonesia (Pengprov FHI) Banten terus menggeber latihan para atletnya.
Bahkan, tim hoki putra Banten telah melakukan persiapan intensif sejak Januari lalu. Sebanyak 12 pemain menjalani Pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON XX/2020 Papua yang digelar di Indoor Stadium Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Ke-12 atlet yang dilatih Muhamad Apip itu menjalani latihan enam kali dalam sepekan.
Sejauh ini, lanjut Apip, pemain hoki Banten tengah menjalani program persiapan umum yang difokuskan pada pembentukan fisik. Di mana program latihan fisik akan dijalani hingga akhir Maret 2020.
“Kami memang sengaja mengutamakan latihan fisik di tiga bulan pertama pelatda, agar kemampuan fisik pemain benar-benar prima. Sehingga saat April sampai pelaksanaan, latihan pra kompetisi yang lebih ke materi latihan teknik dan taktik, bisa maksimal diserap,” ucapnya kepada awak media, Kamis (30/1/2020).
Di Januari kemarin, dia mengungkapkan, tengah menggembleng pemain dalam hal adaptasi anatomi, strength (kekuatan), program SAQ, speed (kecepatan), agility (kelincahan), dan quickness (percepatan). Ditambah lagi dengan materi endurance alias daya tahan.
“Memang prosentase latihan lebih banyak fisik tapi kami melakukan variasi agar latihan fisik tidak membuat pemain jenuh. Jadi prosentase sekarang 70 persen fisik, sisanya teknik dan taktik,” jelasnya.
Pria yang juga guru SMPN 15 Kota Serang tersebut menyampaikan, soal latihan teknik, pemain asuhannya sekarang tengah mendalami teknik dasar lanjutan. Hal ini dilakukan sebagai evaluasi apa yang ditampilkan pemain di Pra PON tahun lalu.
“Kami asah teknik dasar lanjutan agar lebih sempurna lagi diterapkan pemain di pertempuran. Salah satunya teknik drible lurus berputar. Kalau teknik tersebut dijalankan dengan baik oleh pemain, kami yakin akan meningkatkan kekuatan tim,” ujarnya.
Sementara soal kekuatan, dirinya cukup optimis skuat asuhannya akan bisa menghadirkan perubahan saat tampil di PON nanti. Harapan mengubah medali perunggu menjadi medali emas diyakini bisa dilakukan.
Salah satu dasar keyakinan adalah soal standar lapangan latihan yang didapat skuat hoki Banten saat ini. Pada PON sebelumnya, tidak mendapat lapangan latihan yang sesuai standar lapangan hoki nasional.
“Sekarang dengan latihan di Sport Center Kelapa Dua, kami pede karena kami bisa mengukur kemampuan sesuai dengan standar yang ada,” pungkasnya.(muh)














