• Contact
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Redaksi
Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
Global Online
Advertisement
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • Politics
  • Business
  • National
  • Culture
  • Opinion
  • Lifestyle
  • Sports
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • Politics
  • Business
  • National
  • Culture
  • Opinion
  • Lifestyle
  • Sports
No Result
View All Result
Global Online
No Result
View All Result
Home Advetorial

DPMD Kabupaten Serang Berikan Kualitas Layanan Pengelola Keuangan dan Pemberdayaan Desa

admin by admin
Juli 25, 2019
in Advetorial
0
DPMD Kabupaten Serang Berikan Kualitas Layanan Pengelola Keuangan dan Pemberdayaan Desa
504
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang terus mempertajam kemampuan peningkatan kualitas layanan pengelolaan keuangan dan pemberdayaan desa. Hal tersebut diupayakan dengan menggunakan aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes) dalam jaringan (daring) atau online versi 2 yang terbaru.

Dalam hal ini, DPMD juga menargetkan untuk menjadi kabupaten pertama se Indonesia yang semua desanya sudah online. Selain itu, DPMD juga terus meningkatkan layanan non tunai yang kini menggunakan internet banking corporate (IBC) bekerjasama dengan Bank bjb.

Kepala DPMD Kabupaten Serang Abdullah mengatakan, untuk program 2019, pertama, DPMD mau mempertajam kemampuan peningkatan kualitas layanan pengelolaan keuangan desa. Itu sehubungan dengan diterbitkannya Pemendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa yang mengamanatkan dua hal pokok.

Pertama APBDes 2019 harus sudah mengacu pada Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Kedua, jika pemda memiliki kebijakan penggunaan aplikasi untuk pengelolaan keuangan desa harus menggunakan aplikasi yang diterbitakkan oleh kementerian Dalam Negeri yang bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan(BPKP) yaitu aplikasi Siskeudes Online versi.

Sekretaris DPMD Kabupaten Serang Rudy Suhartanto mengungkapkan, kabuaten lain di Indonesia ada yang sudah online untuk sistem keuangan tersebut, tapi mereka belum semua desa online. “Kalau Kabupaten Serang, insya Allah tahun ini kita menjadi kabupaten pertama se Indonesia yang online semua desa,” katanya.

Sekretaris DPMD Kabupaten Serang Rudy Suhartanto mengatakan, pada 2018 DPMD sudah menggunakan non tunai untuk penatausahaan keuangan desa. Pada 2019 ditingkatkan layanan non tunai. “Sekarang menggunakan internet banking corporate (IBC), bekerjasamasama dengan Bank bjb. IBC mulai 1 April,” ujar Rudi.

Menurutnya, desa yang semula ingin non tunai harus membuat standing instruction atau SI disampaikan ke kantor kas pembantu Bang bjb. Saat ini tidak diperlukan dan melalui IBC cukup memakai internet, baik dengan handphone maupun komputer. “Jadi lebih efisien, itu sudah kita sosialisasikan ke tingat desa. Ini terutama untuk peningkatan kualitas layanan aplikasi keuangan desa,” kata Rudi.

Untuk program prioritas 2019, kata Rudi, pertama asumsi DPMD menganggap bahwa pengelolaan keuangan desa 2018 sudah relatif cukup baik dengan menggunakan aplikasi online tersebut. Maka sekarang di 2019 perhatian DPMD juga bergeser ke hal yang lain, pertama, DPMD ingin sukses pilkades serentak karena yang pilkadesnya 175 desa se Kabupaten Serang atau hampir 60 persen desa Pilkades 2019.

Prioritas ke dua, di 2019 DPMD ada target ingin punya perda atau perbup perencanaan pembangunan desa yang selama ini belum ada. “Kan kalau di keuangan desa itu ada tahapannya ada perencanaan, pengelolaan keuangan, dan pertangungjawaban. Kemarin kita di 2018-2019 kita fokus ke keuangan, sekarang keuangan kita anggap sudah bagus, kita ingin geser sekarang ke perencanaan. Kita kejar perencanaan, tahun pertama 2019, kita punya target dasar hukumnya harus ada dulu, berbentuknya perda atau perbup mengenai perencanaan pembangunan desa,” ujarnya.

Setelah dasar hukumnua ada, kata Rudi, 2020 di sosialisasikan dan dilaksanakan. Baru 2-3 tahun kemudiannya mantapkan. “Kita ingin perencanaan ini dua tiga tahun harus sudah mantap. Sekarang yang penting punya dasar hukumnya dulu. Sekarang persiapannya sudah ada, surat edaran untuk desa sudah ada,” ujarnya.

Kemudian, Rudi juga mengatakan, walaupun DPMD menganggap keuangan desa sudah mantap, sekarang perhatian bergeser bukan membicarakan keuangannya, tapi ingin masyarakat punya akses informasi tentang perkembangan pengelolaan keuangan desa. Untuk itu, rencananya DPMD akan memberlakukan dua aplikasi yaitu aplikasi pemantauan pencairan APBDes, baik dana desa, alokasi dana desa, maupun BHPRD, artinya pencairan APBDes. Itu aplikasi untuk internal, itu didalamnya terkoneksi desa, kecamatan, DPMD dan BPKAD jadi ngelink, nanti model pengajuan dengan transfer itu tidak perlu repot-repot orang desa datang ke kabupaten tapi cukup di upload di aplikasi, sampai ke atasnya dengan aplikasi semua, nama aplikasinya siapdes (Sistem aplikasi desa).

“Walaupun prosesnya tetap 7 hari tapi tidak perlu orangnya datang cukup mengupload, contoh orang desa mau pengajuan pencairan dana, itu gak perlu datang ke kecamatan, upload, di verifikasi nanti sudah selesai oke sama kecamatannya di upload ke DPMD, sudah oke di DPMD, upload lagi ke BPKAD, kalau sudah oke upload ke Bjb maka cair anggarannya,” ungkapnya.

Aplikasi kedua, ini terusan dari aplikasi internal itu, kalau uangnya sudah ada di rekening kas desa di upload ke aplikasi namanya pantau desa. Di aplikasi itu nanti bisa di akses oleh semua masyarakat, termasuk Badan Permusyswalayan Desa (BPD), nanti pakai playstore supaya gampang, masyarakat bisa dengan bebas mengakses. Jadi nanti pengawasannya, ada pengawasan proses pencairan, pengawasan transfer dan pengawasan penggunaan dana. “Masyarakat bisa tahu di desanya misal dari tanggal sekian ke sekian yang keluar uang apa saja, digunakan untuk apa saja, mereka bisa mantau langsung. Itu untuk memantapkan pengeolaan keuangan desa dan aspek lainnya di desa,” kata Rudi.

Selain program terkait pengelolaan keuangan, tapi ada juga program pemberdayaan masyarakat, untuk program tersebut kata Rudi, di 2019, DPMD sudah punya kurang lebih 70 BUMDes, tahun kemarin sudah dilatih sistem administrasi BUMDes, sekarang 2019, akan dipantau sejauh mana penggunaan aplikasinya, itu untuk penguatan administrasi. Kemudian BUMDes yang sudah ada, h didorong 2019 ini supaya bisa meningkatkan kualitas produksinya, dan mendorong desa lain yang belum punya BUMDes, supaya punya kelompok usaha binaan, punya unit usaha binaan. “Suapaya bisa punya BUMDes,” katanya.

Kemudian di 2019, Rudi mengungkapkan, Bupati Ratu Tatu Chasanah dan Wakil Bupati Pandji Tirtayasa punya program unggulan ingin memberikan bantuan keuangan khusus ke pemerintah desa.

Bantuan tersebut pertama, untuk pembelian mobil ambulan kurang lebih antara 100- 120 unit. “InsyaAllah sudah dianggarkan,” tuturnya.

Kedua, Bupati juga akan memberikan bantuan keuangan ke desa untuk beli motor operasional pemerintahan desa, ketiga, mau memberikan bantuan keuangan ke desa untuk pembangunaan kantor deda di 50 kantor desa Kabupaten Serang, dan ke empat, mau ngasih tambahan tunjangan jabatan untuk kepala desa se Kabupaten Serang.

“Total untuk bantuan khusus tersebut sekitar Rp 48 miliar,” kata Rudi.

Untuk kriteria desa yang mendapatkan ambulan desa, yakni desa yang sangup menyiapkan operasional ambulan, sudah punya poskesdes, polindes atau 2019 mau membangun poskesdes atau polindes, kemudian pengelolaan kesehatan di level desa dalam hal ini kader-kadernya itu relative aktifitasnya sudah bagus. “Terutama kriteria ini bagi desa desa yang tergolong masih tertinggal,” ucapnya.

Kemudian untuk bangun kantor desa, ini untuk yang kantornya rusak. Nanti di survey oleh Perkim. Sementara desa yang dapat bantuan keuangan untuk beli motor operasional gak ada kriteria khusus. Tahun ini, kata Rudi, memang belum semua desa yang dapat bantuan keuangan khusus. Tapi yang pasti 2020 semua dapat. Tahun ini tidak semua itu karena keterbatasan anggaran saja, nanti nyusul. “Kalau bupati inginnya semua dapat tapi karena uangnya terbatas jadi bertahap sambil desa lainnya mempoerisapkan persyaratan tadi itu. Seperti bangun polindes atau poskesdes dulu, karena kan ambulan itu sarana penunjang pelayanan kesehatan, jadi pelayanannya harus ada dulu. Ini bentuk dorongan dari pemda yang ingin supaya desa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di level desa,” ujar Rudi.

Bantuan keuangan khusus tersebut merupakan program bentuk apresiasi dari bupati secara khusus karena melihat pengelolaan keuangan desa sudah jauh lebih baik dengan aplikasi Siskeudes online versi 2. Itu diapresiasi ke kades dengan memberikan bantuan keuangan khusus. “Itu untuk pelaksanaan kegiatan dan pengadaan beberapa kendaraan operasional,” ucap Rudi. (Adv)

admin

admin

Related Posts

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Bahas Berbagai Isu Jelang Idul Adha
Advetorial

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Bahas Berbagai Isu Jelang Idul Adha

Mei 12, 2026
Bupati Serang Salurkan Bantuan Rp1,19 Miliar bagi Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Advetorial

Bupati Serang Salurkan Bantuan Rp1,19 Miliar bagi Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Mei 12, 2026
LPTQ Banten Dorong Kabupaten Serang Rebut Kembali Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi
Advetorial

LPTQ Banten Dorong Kabupaten Serang Rebut Kembali Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi

Mei 19, 2026
Next Post

Bupati Serang Sebut Warga Mancak Bukan Keracunan

Bupati Serang Sebut Warga Mancak Bukan Keracunan

Bupati Serang Sebut Warga Mancak Bukan Keracunan

Tim Paskibraka Kabupaten Serang Mulai Dilatih

Tim Paskibraka Kabupaten Serang Mulai Dilatih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow Us

Recommended

Pendiri Grab bakal Sharing Ilmu dengan Startup Indonesia

Pendiri Grab bakal Sharing Ilmu dengan Startup Indonesia

7 tahun ago
Wakil Walikota Tangerang Selatan Pimpin Sepak Bola Banten

Wakil Walikota Tangerang Selatan Pimpin Sepak Bola Banten

4 tahun ago
Mendekatkan Pelayanan Adminitrasi Kependudukan

Mendekatkan Pelayanan Adminitrasi Kependudukan

5 tahun ago
Iti: Tambang Emas Ilegal Bukan Tanggung Jawab Pemkab Lebak

Iti: Tambang Emas Ilegal Bukan Tanggung Jawab Pemkab Lebak

6 tahun ago

Instagram

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

Categories

  • Advetorial
  • Business
  • Ekonomi Bisnis
  • Featured
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Intim
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nasional
  • National
  • News
  • Olahraga
  • Parawisata
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
  • Uncategorized

Topics

Bantuan Berita Aktual Berita Banten berita covid-19 Berita Ekonomi Berita Hari Ini Berita hariini Berita Nasional Berita Pandeglang Berita polda banten Berita polri Berita Serang Berita Tangsel Bupati Serang Cilegon Covid 19 DPR RI Dunia Kesehatan Idul adha Info Banten info Pandeglang Info Serang Info Tangerang Info Tangsel Kabupaten Pandeglang kabupaten serang Kesehatan kota serang kota tangerang New Normal Ojol demo Olahraga Pandemi Covid-19 Pemkab Lebak Pemkab Pandeglang Pemkab Serang Pemkot Serang Pemkot Tangsel Pemprov Banten Pendidikan Pilkada Serentak 2020 Polda Banten Provinsi Banten Raih Opini WTP Rupiah
No Result
View All Result

Highlights

Perumda Tirta Al Bantani Bakal Bentuk Anak Perusahaan Kelola Air Minum Kemasan

Dukung Astacipta Presiden, Kabupaten Serang Gencarkan MBG 3B Lewat Inovasi Digital

Bupati Serang Naikkan 50 Persen Insentif 7.355 Guru Madrasah dan 8.686 Guru Ngaji

27 KDMP Sudah Dibangun, Bupati Serang Ratu Zakiyah Inventarisir Lahan

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Bahas Berbagai Isu Jelang Idul Adha

Bupati Serang Salurkan Bantuan Rp1,19 Miliar bagi Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Trending

News

Komitmen Kelola Penyakit Kronis, Klinik Ambon Era Medika Cikande Rutin Gelar Kegiatan Prolanis Setiap Senin

by admin
Mei 24, 2026
0

Klinik Ambon Era Medika terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi para penyandang penyakit...

BPI KPNPA RI Soroti Penambangan Ilegal di Sumatera Barat

Sengketa Lahan Nagari Tanjuang Kaliang, BPI KPNPA RI Minta Kejagung dan Polri Turun Tangan

Mei 22, 2026
BPI KPNPA RI Soroti Penambangan Ilegal di Sumatera Barat

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejagung Tetapkan SDT Tersangka Korupsi IUP Bauksit di Kalbar

Mei 22, 2026
Perumda Tirta Al Bantani Bakal Bentuk Anak Perusahaan Kelola Air Minum Kemasan

Perumda Tirta Al Bantani Bakal Bentuk Anak Perusahaan Kelola Air Minum Kemasan

Mei 21, 2026
Dukung Astacipta Presiden, Kabupaten Serang Gencarkan MBG 3B Lewat Inovasi Digital

Dukung Astacipta Presiden, Kabupaten Serang Gencarkan MBG 3B Lewat Inovasi Digital

Mei 21, 2026
Global Online

© 2025 Global Online - Hak Cipta Dilindungi Oleh PT Global Aktual.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Politics
  • News
  • Business
  • Culture
  • National
  • Sports
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opinion

© 2025 Global Online - Hak Cipta Dilindungi Oleh PT Global Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In