SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengintruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab Serang) untuk turut menyosialisasikan Sensus Penduduk (SP) 2020.
Bahkan secara khusus, ia mengundang Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang untuk memberikan pemahaman tentang SP 2020 kepada para kepala OPD di Pendopo Bupati Serang, Senin (2/3/2020).
Menurutnya, sensus penduduk sangat penting untuk pembangunan Kabupaten Serang. Sebab, Pemkab Serang akan menjadikan angka BPS untuk mengukur arah dan keberhasilan pembangunan dengan merujuk data Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Semua OPD hingga pemerintah kecamatan dan desa harus bergerak menyosialisasikan sensus penduduk,” katanya.
Sekadar diketahui, Pemkab Serang menjadi yang pertama melakukan launching atau meluncurkan program SP 2020 di tingkat daerah. Acara dilaksanakan di Lapangan Tenis Indoor Setda Kabupaten Serang, Kamis (23/1/2020) lalu, serta dihadiri Sekretaris Utama BPS RI Adi Lumaksono.
Kata dia, setiap OPD punya jejaring kerja ke tingkat masyarakat. Seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) yang bisa menyosialisasikan ke tingkat sekolah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) ke pemerintah desa, Dinas Kesehatan (Dinkes) ke puskesmas hingga kader posyandu, serta Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak hingga ke penyuluh KB.
“Intinya semua bergerak menyukseskan sensus penduduk sesuai bidang kerjanya ke tengah-tengah masyarakat,” harapnya.
Kepala BPS Kabupaten Serang, Indra Warman mengatakan, sensus penduduk sekarang dilaksanakan dengan metode online dan wawancara langsung. Untuk metode online dilaksanakan mulai 15 Februari hingga 31 Maret dengan target 19 persen dari penduduk Kabupaten Serang.
“Sasaran kita memang tidak bisa semua online. Metode itu hanya untuk menyasar warga yang saat kita datang susah, salah satunya Aparatur Sipil Negara (ASN),” terangnya.
Jika sudah melakukan sensus mendiri melalui online, petugas sensus BPS tidak akan lagi melakukan sensus langsung dengan wawancara. Sensus wawancara akan dilaksanakan pada 1-31 Juli.
“Seluruh masyarakat Kabupaten Serang akan dicatat. Karena tagline kita mencatat Indonesia,” tutupnya.(muh)












