SERANG – Jadwal pertandingan terakhir di Liga 2 Zona Barat antara Cilegon United dan Perserang yang sedianya dilakoni pada 12 Oktober 2019 mendatang, terpaksa diundur. Hal itu disampaikan Manajer Laskar Sigandaru, Babay Karnawi.
Kata dia, keputusan ini diambil oleh operator liga. Soalnya, duel terakhir menentukan bagi tiga tim yakni Perserang, PSCS Cilacap, dan PSMS Medan. Apalagi ketiga masih memiliki peluang yang sama untuk memperebutkan tiket terahir ke babak delapan besar.
Hingga sekarang, baru Persita Tangerang, Sriwijaya FC, dan Persiraja yang memastikan tiket ke fase berikutnya dari zona barat.
“Iya benar diundur jadwalnya sama panitia. Tadinya kan 12 Oktober, kini diubah jadi 17 Oktober. Serempak dengan bentrok skuat PSCS Cilacap dan PSMS Medan,” papar Manajer Perserang, Babay Karnawi, kepada awak media, Rabu (9/10/2019).
Ia mengaku malahan senang. “Sehingga tidak ada tim yang memikirkan hasil duel lain. Masing-masing sibuk dengan pertempurannya sendiri. Kami pun jadi fokus dan tenang karena percaya tidak akan ada yang bisa main mata alias curang,” ucapnya.
Dengan Geger Cilegon (julukan Cilegon United), pria yang berprofesi sebagai Apartur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tersebut optimistis bakalan meraup poin penuh.
Memang, rivalitasnya keduanya sangat tinggi. Tak jarang para pemain mempertontonkan tensi yang tinggi di lapangan hijau. Para supporter pun kerap bentrok. Tapi, diyakini tidak akan menghalangi niat Si Biru langit (julukan lain Perserang).
“Cilegon United sudah tidak punya kans lolos. Nah, kalau kami masih ada. Tentunya motivasi kita lebih berlipat ganda saat tandang ke markas Stadion Krakatau Steel,” tuturnya.(muh)















