• Contact
  • Home
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Redaksi
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Global Online
Advertisement
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • Politics
  • Business
  • National
  • Culture
  • Opinion
  • Lifestyle
  • Sports
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • Politics
  • Business
  • National
  • Culture
  • Opinion
  • Lifestyle
  • Sports
No Result
View All Result
Global Online
No Result
View All Result
Home Pemerintah

Waspada! Impor Komoditas Pangan Australia Bakal Makin Deras

admin by admin
Maret 7, 2019
in Pemerintah
0
Waspada! Impor Komoditas Pangan Australia Bakal Makin Deras
496
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Setelah sembilan tahun bernegosiasi, Pemerintah Indonesia dan Australia akhirnya resmi menandatangani Kemitraan Ekonomi Komprehensif (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/ IA CEPA) pada Senin (4/3/2019) lalu.

Nantinya setelah melalui ratifikasi oleh parlemen kedua negara, Australia akan menghapus bea masuk (BM) untuk 100% produk Indonesia yang selama ini diekspor ke Negeri Kanguru, yakni sebanyak 6.474 pos tarif. Sebaliknya, Indonesia me-nol-kan bea masuk bagi 94% dari produk Australia yang selama ini masuk ke Nusantara, jumlahnya mencapai 10.813 pos tarif.

Selain itu, di sisi perdagangan jasa dan investasi, universitas asal Australia dapat berinvestasi membuka kampus di Tanah Air dengan kepemilikan saham hingga 67% dari yang tadinya hanya 40%. Ini tentu akan bermanfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) RI mengingat banyak universitas Negeri Kanguru yang masuk jajaran kampus top 50 dunia.

Indonesia juga diuntungkan dengan dibukanya akses bagi lebih banyak tenaga kerja profesional seperti perawat untuk bekerja di Australia. Jumlah orang Indonesia yang dapat mengambil liburan sembari kerja di Australia juga akan meningkat menjadi 6.000 orang setiap tahunnya.

Kendati demikian, sektor pertanian, peternakan dan agribisnis di Tanah Air nampaknya harus siap bekerja ekstra keras menghadapi banjirnya impor komoditas pangan asal Negeri Kanguru.

Presiden Federasi Petani Nasional Australia (NFF) Fiona Simson mengatakan, kesepakatan IA-CEPA  merupakan kemenangan besar bagi petani dan peternak Australia serta akan membuka babak baru dalam hubungan dagang pertanian RI-Australia yang sudah terjalin erat.

“Sepanjang 2017, hampir setengah (49,5%) produk pangan dan serat kita diekspor ke Indonesia, senilai US$ 3,5 miliar. Indonesia adalah importir nomor satu bagi gandum Australia dan kita adalah pemasok nomor satu bagi kebutuhan daging sapi Indonesia. Produk buah-buahan dan gula kita juga sangat digemari tetangga kita itu,” ujar Simson dalam pernyataan resminya, seperti dikutip dari situs resmi NFF.

Simson mencatat, kesepakatan IA-CEPA akan meningkatkan kuota ekspor sapi bakalan Australia ke RI secara signifikan, yakni 575.000 ekor sapi pejantan per tahun dengan bea masuk 0%, di mana jumlahnya dapat meningkat 4% setiap tahunnya hingga mencapai 700.000 ekor.

“Sekitar 70% produk pangan dan serat Australia diperuntukkan bagi ekspor. Perluasan akses pasar di negara tujuan ekspor tradisional kita serta peluang ekspor baru pada akhirnya akan memberikan lebih banyak pendapatan bagi petani dan peternak kita,” jelas Simson.

Berikut perincian manfaat yang didapat komoditas pangan dan pertanian Australia melalui IA-CEPA, dihimpun dari situs resmi NFF dan Kementerian Perdagangan dan Luar Negeri Australia (DFAT):

 

  1. Sapi bakalan hidup pejantan. Bea masuk 0% dari sebelumnya 5% bagi 575.000 ekor di tahun pertama. Selanjutnya dapat ditingkatkan 4% per tahun hingga mencapai 700.000 ekor di tahun ke-6

 

  1. Daging sapi beku. Pengurangan BM menjadi 2,5% dari sebelumnya 5% dan dibukanya akses jumlah tak terbatas. Bea masuk akan dihapuskan setelah 5 tahun.

 

  1. Daging domba. Pengurangan BM menjadi 2,5% dari sebelumnya 5% dan dijaminnya akses jumlah tak terbatas. Bea masuk akan dihapuskan setelah 5 tahun.

 

  1. Pangan biji-bijian (termasuk gandum, barley, dan sorgum). Bea masuk 0% bagi kuota 500.000 ton di tahun pertama. Peningkatan volume 5% per tahun setelahnya.

 

  1. Gula. Pengurangan bea masuk menjadi 5% dari sebelumnya 8,8%

 

  1. Produk susu. Penghapusan BM dari sebelumnya 5% bagi produk susu dan krim, konsentrat atau mengandung tambahan gula atau pemanis lainnya, serta bagi keju parut dan keju bubuk dalam bentuk apapun.

 

  1. Jeruk (citrus). Bea masuk 10% dari sebelumnya 25% bagi varian jeruk mandarin untuk 7.500 ton/tahun. Bea masuk dihapus sesudah 20 tahun dengan volume tak terbatas.

 

Bea masuk 0% bagi varian jeruk oranges untuk 10.000 ton di tahun pertama, kenaikan volume 5% per tahun setelahnya.

Bea masuk 0% bagi jeruk lemon untuk 5.000 ton di tahun pertama, kenaikan volume 2,5% per tahun setelahnya.

 

  1. Kentang. Bea masuk 10% dari sebelumnya 25% untuk 10.000 ton per tahun selama 5 tahun. Setelah tahun kelima, BM 5% untuk 12.500 ton per tahun. Kenaikan volume 2,5% per tahun setelahnya.

 

  1. Wortel. Bea masuk 10% dari sebelumnya 25% untuk 5.000 ton per tahun. Bea masuk akan dihapus secara progresif menjadi 0% dalam 15 tahun. Volume tak terbatas diizinkan dengan BM 0% sesudahnya.

 

  1. Madu. Penghapusan bea masuk secara bertahap dari sebelumnya 5% hingga 2033.(detik.com)
admin

admin

Related Posts

Cikande Permai 8 Besar Program Desa Cantik BPS tingkat Nasional 2025
News

Cikande Permai 8 Besar Program Desa Cantik BPS tingkat Nasional 2025

November 5, 2025
Kunjungi Ponpes Bai Mahdi, Duta Besar UEA Abdulla Salem Siap Majukan Pesantren
News

Kunjungi Ponpes Bai Mahdi, Duta Besar UEA Abdulla Salem Siap Majukan Pesantren

September 30, 2025
Probowo Resmi Lantik 11 Pejabat Di Kabinet Merah Putih
Internasional

Probowo Resmi Lantik 11 Pejabat Di Kabinet Merah Putih

September 17, 2025
Next Post
Comeback Bersejarah Setan Merah di Paris

Comeback Bersejarah Setan Merah di Paris

Tersandung Doping, Lifter Indonesia Ini Jadi Penonton di Olimpiade 2020

Tersandung Doping, Lifter Indonesia Ini Jadi Penonton di Olimpiade 2020

DPMPTSP Sebut Banyak Perusahaan Ajukan Izin Peternakan

DPMPTSP Sebut Banyak Perusahaan Ajukan Izin Peternakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow Us

Recommended

KONI Kabupaten Serang Siapkan Bonus Rp 10 Juta untuk medali Emas

KONI Kabupaten Serang Siapkan Bonus Rp 10 Juta untuk medali Emas

7 tahun ago
Di Pomnas XVI, Banten Hanya Ikuti 13 Cabor

Di Pomnas XVI, Banten Hanya Ikuti 13 Cabor

7 tahun ago
Pemkab Serang Laporkan Penyegel SMPN 1 Mancak ke Polda Banten

Pemkab Serang Laporkan Penyegel SMPN 1 Mancak ke Polda Banten

7 tahun ago
Terminal Tunjung Teja Segera Terealisasi

Terminal Tunjung Teja Segera Terealisasi

7 tahun ago

Instagram

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

Categories

  • Advetorial
  • Business
  • Ekonomi Bisnis
  • Featured
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Intim
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nasional
  • National
  • News
  • Olahraga
  • Parawisata
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
  • Uncategorized

Topics

Bantuan Berita Aktual Berita Banten berita covid-19 Berita Ekonomi Berita Hari Ini Berita hariini Berita Nasional Berita Pandeglang Berita polda banten Berita polri Berita Serang Berita Tangsel Bupati Serang Cilegon Covid 19 DPR RI Dunia Kesehatan Idul adha Info Banten info Pandeglang Info Serang Info Tangerang Info Tangsel Kabupaten Pandeglang kabupaten serang Kesehatan kota serang kota tangerang New Normal Ojol demo Olahraga Pandemi Covid-19 Pemkab Lebak Pemkab Pandeglang Pemkab Serang Pemkot Serang Pemkot Tangsel Pemprov Banten Pendidikan Pilkada Serentak 2020 Polda Banten Provinsi Banten Raih Opini WTP Rupiah
No Result
View All Result

Highlights

‎Kombinasikan Metode Montessori dan Olahraga, Brilliant Montessori Sport Preschool Resmi Hadir di Kota Serang

Pemkab Serang Bersama Klinik AEM Cikande Menyalurkan Bantuan Korban Banjir di Cikande

Agus Waluyo Minta Bupati Serang Buka Ruang Dialog Soal JPT

Di Ikuti Ratusan Pesilat, TOT Dan UKT PPS SMI Tingkat Nasional 2025 Resmi di Gelar Oleh SMI KOMDA Banten.

Rahmad Sukendar Pasang Badan Bela Kepala BNN: Isu Shandy Aulia Disebut Fitnah Murahan

FAMS Kritik Tajam BKPSDM Kabupaten Serang Soal Transparansi Seleksi JPT

Trending

​Wujudkan Indonesia Emas 2045, Pemkab Serang Perkuat Program Orang Tua Asuh Cegah Stunting
News

​Wujudkan Indonesia Emas 2045, Pemkab Serang Perkuat Program Orang Tua Asuh Cegah Stunting

by admin
April 16, 2026
0

​Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) terus memacu upaya penurunan...

High Level Meeting TP2DD, Bupati Serang Tegaskan Hindari Kebocoran Pendapatan

High Level Meeting TP2DD, Bupati Serang Tegaskan Hindari Kebocoran Pendapatan

April 15, 2026
Bupati Serang Ratu Zakiyah Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026

Bupati Serang Ratu Zakiyah Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026

April 14, 2026
‎Kombinasikan Metode Montessori dan Olahraga, Brilliant Montessori Sport Preschool Resmi Hadir di Kota Serang

‎Kombinasikan Metode Montessori dan Olahraga, Brilliant Montessori Sport Preschool Resmi Hadir di Kota Serang

April 6, 2026
Pemkab Serang Bersama Klinik AEM Cikande Menyalurkan Bantuan Korban Banjir di Cikande

Pemkab Serang Bersama Klinik AEM Cikande Menyalurkan Bantuan Korban Banjir di Cikande

Januari 29, 2026
Global Online

© 2025 Global Online - Hak Cipta Dilindungi Oleh PT Global Aktual.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Politics
  • News
  • Business
  • Culture
  • National
  • Sports
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opinion

© 2025 Global Online - Hak Cipta Dilindungi Oleh PT Global Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In