SERANG – Tim bulutangkis Kota Tangerang Selatan tak terbendung pada pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis 2019, yang berlangsung di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, 15-20 Oktober 2019. Di mana mereka keluar sebagai kampiun di ajang tersebut.
Pantauan, Kota Tangerang Selatan jadi juara umum setelah berhasil meraih enam medali emas, lima perak, dan 13 perunggu. Sedangkan posisi kedua diraih kontingen Kabupaten Tangerang dengan mengoleksi empat emas, lima perak, dan 11 perunggu. Urutan ketiga jadi milik Lebak dengan capaian dua emas.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI Banten), Ari Wibowo, mengucapkan selamat kepada para juara.
Ia juga mengakui, di Kejurprov Bulutangkis 2019 ini, kekuatan daerah sudah semakin merata. Tidak lagi didominasi oleh daerah Tangerang Raya yang notabenenya banyak klub-klub besar di sana.
“Lebak dan Kota Serang sekarang sudah mulai terlihat dan banyak atlet-atletnya yang masuk ke babak final. Hal itu menunjukan pembinaan cabang olahraga (cabor) bulutangkis di Banten sudah mulai seimbang dan memang yang menjadi konsen saya sebagai ketua Pengprov PBSI Banten,” kata Ari.
Lantaran persaingan yang sudah menyebar, diakuinya, menyebabkan kompetisi berlangsung menarik sejak awal sampai akhir. “Kompetisi saya lihat berjalan menarik. Panas sejak awal. Dan hasilnya, saya melihat mendapatkan para pemenang yang berkualitas andal,” bebernya.
Ia pun optimistis, di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2019, tim bulutangkis Banten mampu berbicara banyak. Soalnya, yang akan mewakili Banten, diambil dari kejurprov kemarin dan atlet hasil pantauan Pengprov PBSI.(muh)















