MALANG – Untuk kesekian kali melakoni laga tandang ke daerah Jawa Timur, Serang Jaya merasa dirugikan wasit. Yang terbaru kala melakoni duel dengan Sumbersari FC saat babak Regional Jawa kompetisi Liga 3 Indonesia yang berlangsung di Stadion Gajayana, Kota Malang, Senin (18/11/2019).
Jalannya pertandingan sejak menit awal berlangsung sengit. Jual beli serangan terjadi antara kedua tim.
Beberapa kali trio andalan Laskar Benteng Tirtayasa (julukan Serang Jaya), Dede Ardhy Pradana, Muhammad Saefullah, dan Munawiri mampu merepotkan barisan belakang Sumbersari FC.
Namun, tuan rumah mencetak gol lebih dulu. Lucy Ariawan mampu menjebol jala melalui tendangan bebas jarak 23 meter dimenit 44. Sepakan yang mengarah deras ke sisi kiri gawang tak mampu ditepis penjaga gawang Serang Jaya, Eji Pratama. Skor 1-0 ini bertahan hingga paruh pertama usai.
Di babak kedua, tamu berusaha untuk bangkit. Perlahan mereka terlihat mendominasi permainan terutama dalam hal serangan balik.
Gol penyeimbang pun lahir untuk klub kebanggaan masyarakat Kota Serang itu. Adalah Munawiri yang mampu mencatatkan namanya di papan skor dimenit 56.
Sayang kedudukan seri tak bertahan lama. Di Menit 68, pemain belakang Doli Sutikno mencetak gol bunuh diri usai terjadi kemelut di depan gawang. Jebolan Diklat Salatiga tersebut dinilai menyundul bola dan sundulannya dianggap sudah melewati garis gawang, baru dibuang jauh-jauh.
Gol itu akhirnya jadi penutup duel antara kedua klub dan memastikan Sumbersari FC meraih kemenangan leg pertama dengan skor 2-1.
Usia laga, Manajer Serang Jaya, Zeka Bachdi mengaku kecewa. Soalnya, lagi-lagi merasa diperlakukan tidak adil oleh wasit ketika bermain di daerah Jawa Timur.
“Sudah kesekian kalinya kami diperlakukan demikian. Di dalam sepakbola memang ada menang dan kalah. Namun saya tidak suka bila caranya demikian,” ketus Zeka kepada awak media, Senin (18/11/2019).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Serang ini menegaskan, akan mengirimkan surat keberatan kepada PSSI.
“Manajemen sudah punya bukti kongkretnya. Tim media kami merekam pertandingan sejak menit awal. Rekaman video akan kita lampirkan sebagai bukti pertimbangan untuk PSSI menindak tegas perangkat wasit yang bertugas,” tuturnya.
Sedangkan Asisten Pelatih Sumbersari FC, Fahrial Amiq menyatakan, kedua skuat sudah bermain bagus. Harus dianjungi jempol.
“Hanya saja, saya sih tidak mau membahas soal keputusan wasit, namun lebih kepada hasil. Soalnya kami kecolongan gol tandang. Serang Jaya bila di 23 November nanti menang 1-0 dari kita, maka bisa melengang ke fase berikutnya. Jadi posisi kami belum aman,” pungkasnya.(muh)















