JAKARTA – Cawapres Sandiaga Uno sempat bertemu dengan capres Prabowo Subianto. Sandi mengaku melaporkan kunjungannya ke 13 provinsi bertemu relawan.
“Ya tadi ada, tentunya saya memberikan update kepada beliau. Sudah lebih dari 13 provinsi yang saya kunjungi semenjak 17 April dan menyampaikan bahwa para relawan tetap semangat mengawal proses dan harapan-harapan mereka agar pemilu ini bisa diwujudkan sebagai pemilu jujur dan adil,” kata Sandi di Posko Relawan M16, Jl Melawai No 16, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).
Sandi mengatakan, saat bertemu relawan, dia membicarakan soal membangkitkan geliat ekonomi. Pembahasan dilakukan karena kondisi ekonomi yang sedang sulit.
“Kita sangat prihatin neraca perdagangan terperosok, terburuk dalam sejarah Indonesia. Bulan lalu, bulan April 2,5 miliar USD defisitnya. Dan ekonomi mulai melambat seperti yang diutarakan oleh Ibu Sri Mulyani bahwa penerimaan pajak juga mulai mandek dan seret,” tuturnya.
“Kami lihat juga anjloknya Bursa Efek Indonesia. Indeks yang terjun bebas, rupiah yang melemah. Dan kami khawatir dampaknya terhadap lapangan kerja, terhadap juga harga-harga barang pokok. Misalnya nanti kalau rupiahnya tambah melemah, pasti juga nanti ada dampak harga-harga naik,” imbuhnya.
Ia juga lapor ke Prabowo jelang pengumuman hasil rekapitulasi oleh KPU. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta masih berharap laporan di Bawaslu dilanjutkan.
“Tadi juga saya mengupdate ke Pak Prabowo bahwa kesiapan kita, langkah-langkah apa yang harus diambil, kita masih berbaik sangka. Bawaslu sudah memeriksa perkara-perkara yang sudah kami masukkan. Ada yang hasilnya baik, ada yang hasilnya masih belum baik. Kita berharap ini terus menyemangati semua pihak agar tuntutan masyarakat pemilu yang jujur dan adil bisa terwujud,” ujarnya.
Sedianya pengumuman hasil rekapitulasi nasional akan dilakukan KPU pada Selasa (22/5/2019) besok. Namun ada informasi pengumuman akan dilakukan malam ini.(detik.com)












