SERANG – Dihentikannya kompetisi Liga 2 2020 tanpa batasan waktu lantaran penyebaran virus corona yang makin meluas, ternyata belum membuat Perserang meliburkan para pemainnya. Hal ini disampaikan Manajer Laskar Singandaru, Babay Karnawi.
Kata dia, pihaknya masih menunggu pengumuman resmi tertulis yang ditujukan kepada klub. Sekarang, mereka masih bersepakat bahwa jeda pertandingan hanya dua pekan, sejak 16 sampai 29 Maret mendatang.
“Awalnya kan begitu dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Bila sudah ada surat resmi, baru kita tindaklanjuti,” paparnya kepada awak media, Senin (23/3/2020).
Sambil menunggu, dikatakan Babay, skuat Si Biru Langit tetap berlatih namun dilakukan tertutup. “Kita tunggu dulu keputusan resminya bagaimana dan sambil menunggu, para penggawa masih tetap berlatih secara tertutup dan diingatkan selalu waspada untuk menjaga kesehatannya,” sambungnya.
Namun demikian, untuk menindaklanjuti intruksi pemerintah terkait mengantisipasi penyebaran covid-19 tersebut, pihaknya sudah memberikan surat perhatian untuk para pemain dan ofisial.
Isinya, pemain dan ofisial dilarang keluar mess jika dianggap tidak penting, jaga kebersihan lingkungan mess, jaga kebersihan masing-masing kamar, terapkan jadwal piket pada setiap ruang mess.
Selanjutnya, setelah pulang berlatih diharap agar membersihkan diri terlebih dahulu sebelum masuk kamar masing-masing, cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan apapun, dilarang menerima tamu di dalam ruangan mess jika dianggap tidak penting, setiap setelah terima tamu dari luar wajib melakukan bersih-bersih terutama cuci tangan sebelum masuk kamar kembali, dan perbanyak minum air putih.
“Semoga hal itu bisa menjadi perhatian manajemen, agar bisa mengantisipasi covid-19,” ujar pria yang kerap disapa Jibay tersebut.(muh)













