SERANG – Bertepatan pada Hari Guru Nasional ke-75 yang jatuh pada Rabu (25/11/2020), para juara lomba yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang diumukan di salah satu stasiun televisi lokal secara live. Berikut daftar para pemenangnya.
Pada mata lomba pembuatan bahan ajar tingkat PAUD diraih Linda (PAUD Bina Bangsa), kategori TK dimenangkan oleh Sri Wahyuningsih (TK Tunas Insan Kamil), dan SD disabet Muryani (SDN Terondol). Lalu di SMP pemenang pertama adalah Dwi Yunianto Nugroho (SMPN 18 Kota Serang).
Sementara di lomba menulis essay, Kategori PAUD jadi milik Novita Kurniawati (PAUD Mandiri). Di TK diraih Ana Riningsih (TK Penabur Serang), Di SD Digenggam Saadatunisa (SD Evfia Land Kota Serang), dan tingkat SMP diperoleh Vidya Ayuningtyas (SMP Islam Al Azhar 11 Kota Serang).
Pada mata lomba terakhir, yakni film pendek juara pertama diraih SMPN 2 Kota Serang, runner-up SDIT Bina Bangsa, dan peringkat tiga SD Parumasan.
Kepala Seksi Pendidikan Dasar Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (Kasi Dikda GTK) pada Dindikbud Kota Serang, Dadan Sujana mengucapkan selamat kepada para jawara dan untuk yang belum berkesempatan menang, tidak berkecil hati. Sebab, pihaknya berharap pada tahun depan acara serupa bisa digelar lebih meriah.
“Mudah-mudahan tahun depan pandemi virus corona atau Covid-19 sudah berakhir, sehingga acara bisa dibuat lebih semarak. Dan terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kegiatan ini,” tuturnya.
Sedangkan Kepala Bidang Dikda GTK pada Dindikbud Kota Serang, Zeka Bachdi menjelaskan, perlombaan tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Hari Guru Nasional Ke-75.
“Semoga bisa memberikan motivasi kepada tenaga pendidik yang notabennya sudah hampir sembilan bulan belajar di rumah karena pandemi virus corona,” katanya.
“Ini pun sebagai salah satu bentuk apresiasi dari Dindikbud Kota Serang untuk para pengajar yang tak kenal lelah tetap mengajar di tengah kondisi yang tak memungkinkan seperti sekarang. Tetap memberikan pendidikan yang layak untuk para siswa yang merupakan generasi penerus bangsa,” tegasnya.
“Masalah menang atau pun kalah itu sudah biasa, dan tetap diberikan penghargaan untuk semua peserta,” tutupnya.(muh)















