SERANG – Pasca melakukan simulasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka untuk tingkat SD dan SMP pada pekan lalu, besok Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang mulai memberlakukan sekolah seperti biasa.
Namun, untuk mengurangi resiko penyebaran virus corona atau Covid-19, peserta didik yang boleh masuk kelas dan mengikuti KBM hanya 18 orang.
“Prosedurnya demikian. Kan sekarang sedang pandemi virus corona. Jadi perkelas hanya boleh diisi 18 siswa saja,” papar Kepala Dindikbud Kota Serang, Wasis Dewanto.
“Lalu, sejak awal masuk sekolah, murid harus jaga jarak. Kemudian melakukan cuci tangan, menggunakan masker serta di cek suhu tubuh,” tuturnya.
Selain itu, pelaksanaan KBM pun dibatasi, yakni hanya dua jam saja. Begitu sekolah berakhir, seluruh siswa diminta untuk langsung pulang ke rumahnya masing-masing.(muh)














