CATALAN – Liverpool kalah telak di markas Barcelona, membuat tiket final Liga Champions menjauh dari jangkauan. Tapi Juergen Klopp melihat potensi-potensi dari laga itu.
The Reds dibungkam 0-3 saat melawat ke Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dinihari WIB pada leg pertama semifinal Liga Champions. Satu gol Luis Suarez dan dua gol Lionel Messi membuat langkah ‘Si Merah’ lanjut ke final berat.
Tim polesan Klopp mesti menang dengan selisih skor lebih besar pada leg kedua di Anfield, Rabu (8/5/2019) pekan depan, jika ingin lolos ke partai puncak. Bukan tugas yang mudah memang, tapi ia mengaku punya bekal bagus dari pertandingan kemarin.
Angsa Merah setidaknya tak tampil buruk, meski skornya telak 0-3. Anak-anak Merseyside bisa mendesak Blaugrana dan menguasai bola hingga 52 persen.
Skuat pun mencatatkan 14 percobaan dengan tiga mengarah ke gawang plus satu membentur tiang. Sementara musuh punya 11 tembakan, lima di antaranya on target, dan satu mengenai mistar gawang.
Buat dirinya, penampilan anaknya kemarin malam, jadi yang terbaik di Liga Champions dalam dua tahun belakangan. Juru taktik asal Jerman juga sudah melihat ada kemungkinan-kemungkinan untuk membalikkan skor di pertemuan kedua nanti.
“Saya tak tahu apakah kami bisa bermain jauh lebih baik lagi. Saya rasa ini adalah penampilan tandang terbaik di Liga Champions, bukan cuma musim sekarang tapi juga termasuk musim lalu,” paparnya.
Pria berusia 51 tahun berjanji bisa bekerja dengan maksimal berbekal duel di Camp Nou. “Saya akan menunjukkan ke anak-anak apa saja yang mungkin dilakukan (di leg kedua). Putaran pertama adalah performa yang sangat bergairah, hidup, dan di banyak momen kami tampil kreatif dan tegas,” imbuhnya.(detik.com)











