TANGERANG – Fakultas Tehnik Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang laksanakan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) di Kabupaten Tangerang. Tepatnya di Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk.
Hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Azis Gunawan, Camat Mauk Arif Rahman, Kepaka Desa Tagal Kunir Kidul, TP PKK, Kelompok Tani. Kegiatan sendiri menerapkan protokol kesehatan virus corona atau Covid-19 yang ketat.
Wakil Rektor UNIS, Suhaya mengatakan bahwa PHP2D adalah program mahasiswa fakultas tehnik UNIS yang diimplementasikan lewat rumah kasa hidroponik. Dibuatnya di balai penyuluh pertanian (BPP) Desa Tegal Kunir Kidul lengkap dengan Aplikasi Sistem Monitoring dan Kontrol Hidroponik (SIMKRON).
SIMKRON ini, kata dia, bisa di fungsikan jarak jauh melalui handphone android. Serta sebagai upaya Pemulihan Dampak Ekonomi (PDE). Itu sebagai wujud mendukung program ketahan pangan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui program unggulan.
“Kami memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat. Dimana sistem tanam hidroponik tersebut dilengkapi Aplikasi sistem SIMKRON yang bisa difungsikan kapan saja lewat android. Baik untuk menyiram sayuran, memberi nutrisi ataupun mengatur PH air dan kelembaban udara,” ujarnya.
Sementara Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Azis Gunawan menyampaikan, Pembinaan dan pemberdayaan kepada warga perlu dilakukan guna menunjang program unggulan Pemkab Tangerang yakni Gerakan Membangun Masyarakat Pantai (GERBANG MAPAN), Kelompok Pemuda Tani, Kelompok Wanita Tani yang di sinkronkan dengan program dari universitas yang berbasis teknologi.
Dirinya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UNIS Syekh Yusuf Tangerang, yang mana telah memberikan teknologi tanam hidroponik dilengkapi sistem Aplikasi penyiraman, pemberian nutrisi, dan kebutuhan lainya yang tidak bisa dilakukan langsung ke lokasi namun bisa di akses lewat android meskipun jarak jauh.
“Semoga teknologi ini bisa diterapkan dan dikembangkan nantinya bukan hanya di Desa Tegal Kunir Kidul Mauk saja, apalagi sekarang teknologi modern sudah banyak masuk ke Pertanian yang membuat maju dan mandiri,” jabarnya.(net/muh)















