SERANG – Anggota Komisi III DPR-RI Fraksi Partai Golkar, Adde Rosi Khoerunnisa melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) perorangan kepada mitra kerjanya yakni Mapolda Banten dan BNN Banten pada Senin (10/8/2020).
Dalam kedatangannya kali ini, dalam rangka penyerapan aspirasi masa reses persidangan IV tahun sidang 2019-2020.
Saat berkunjung ke Mapolda Banten, wanita yang kerap disapa Aci itu disambut oleh para jajaran petugas petinggi Polda. Yaitu Kapolda Banten Irjen. Pol. Drs. Fiandar, Wakapolda Banten Brigjen Pol Wirdhan Denny, Dirlantas Polda Banten AKBP Rudy Purnomo, Kabag Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi, dan Dirkrimum Polda Banten AKBP Martri Soni.
Tak sungkan-sungkan Aci meminta masukan terkait apa yang terkendala di wilayah Humum Polda Banten. Lalu berharap agar para Personil TNI bisa netral pada Pesta Demokrasi di Pilkada Serentak 2020, yang di mana wilayah hukum Polda Banten akan melakukan pengamanan Tangsel, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.
“Sesuai dengan arahan Kapolri, jika seluruh anggota Personil Polri agar menjaga netralitasnya di Pilkada Serentak diseluruh Indonesia,” katanya.
Perlu diketahui jika di wilayah Polda Banten, akan melaksanan Pilakda serentak di empat daerah. Yakni, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, dan Kabupanten Pandeglang.
Sementara Kapolda Banten Irjen. Pol. Drs. Fiandar memastikan, jika menjamin seluruh personil Polri sudah pasti akan menjaga netralitasnya dalam pilkada di wilayah Hukum Polda Banten.
“Saya jamin netralitasnya seluruh anggota Polri pasti akan netral dan juga menjaga keamanan pelaksaan Pilkada serentak di Indonesia, khususnya wilayah hukum Polda Banten,” ungkapnya.
Dia pun meminta dan berharap adanya tambahan alat Cyber Crime untuk bisa menambah pengungkapan kasus kriminal di wilayah hukum Polda Banten.
“Saya meminta dan berharap agar adanya tambahan alat Cyber Crime di Polda Banten, karena masih kurang dan terkendala alatnya untuk mengungkap banyak kasus di wilayah hukum Polda Banten,” terangnya.
Kapolda pun ingin, delapan polsek yang berada di wilayah Polda Metro Jaya agar bisa masuk ke dalam wilayah hukum Polda Banten.
“Saya harap dan meminta mendorong agar delapan polsek di wilayah hukum Polda Metro jaya agar bisa masuk wilayah hukum Polda Banten, dikarenakan sudah sejak lama sudah meminta dan mengajukan, namun belum berhasil,” pungkasnya.(dhan/muh)














