TANGERANG – Pada babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) cabang olahraga (cabor) bulutangkis, Banten dipastikan banyak menerjunkan atlet terbaiknya. Tercatat ada 13 orang.
Tiga belas atlet ini, terdiri dari delapan putra dan lima putri. Untuk putra ada Vega Vio, Damas Mawardi, Muhammad Farhan, Ananto, Handoko Yusuf, Reynald Tangguh, M.Rizky Adam, dan Lucky Andres. Kemudian lima putri yakni Putri Kusuma, Silvi Wulandari, Dinda Haura Salsabila Suhana, Serena Kani, dan Tryola Nadia.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid) Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) Banten, Irham Idrus mengatakan, 13 atlet yang dikirim melebihi kuota yang ditetapkan KONI Banten.
“KONI hanya memfasilitasi 11 orang saja untuk diboyong ke Pra PON yang akan berlangsung di Surabaya pada 4-9 November di Surabaya, Jawa Timur. Kami tambah dua atlet, karena potensi untuk lolosnya besar. Tapi tenang saja, pakai kocek pribadi,” papar Idrus kepada awak media, Kamis (10/10/2019).
Hanya saja, dirinya mewanti-wanti kepada seluruh atlet yang tampil untuk bisa jadi jawara. Pasalnya, di Pra PON nanti, akan dibagi tujuh zona dan Banten ada di grup tiga bersama Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Nah, hasil kesepakatan dengan KONI Banten, bila Pra PON tanpa pembagian wilayah, tiga besar bisa dikirim. Tapi bila lebih, hanya kampiun saja yang diakomodir mengingat cost atau biaya ke PON XX/2020 Papua cukup besar. “Jadi harus jadi jawara,” harapnya.(muh)













