RUMBAI – Persita Tangerang gagal mencuri poin saat melakukan lawatan ke markas PSPS Riau, di Stadion Kaharuddin Nasution, saat babak penyisihan Liga 2 Zona Barat, Minggu (8/9/2019). Pendekar Cisadane harus menyerah dengan skor 1-2.
Gol kemenangan Askar bertuah (julukan PSPS) dicetak Riki Dwi Saputro (menit 25), Yudhi Adytia Pratama (menit (84). Sedangkan gol balasan La Viola dibuat Ade Jantra Lukmana (64).
Menanggapi kekalahan anak asuhnya, Pelatih Persita, Widodo C Putro pertama-tama menyampaikan selamat bagi lawan yang sudah meraih poin penuh.
Namun memang ia mengakui ada kendala saat permainan, terutama soal kondisi lapangan. “Pertandingan tadi memang cukup seru ya menurut saya. Cuma memang kedua tim tidak bisa mempermainkan sepakbola yang bagus, karena kondisi lapangan yang tidak rata,” ucapnya.
Ditanya soal perubahan strategi di babak kedua, Widodo tak berkomentar banyak. Masuknya Rio Ramandika menggantikan Ade Jantra di menit ke-80 diakuinya bukan murni untuk bertahan sepenuhnya usai skor berubah 1-1.
“Kami punya taktikal. Bukan berarti terus kita pakai lima bek, tidak. Saya akan mendorong full bek menjadi sayap, karena itu sudah terbiasa dengan latihan kami. Tapi tadi free kick yang membuyarkan harapan, ya kan. Kalau memang tidak ada free kick mungkin lain cerita,” tuturnya merujuk gol kedua PSPS.(muh)














