TANGERANG – Banyaknya baliho raksasa bertuliskan#Erickout, Erick Gagal di sejumlah kantor BUMN di wilayah Banten membuat para pendekar geram.
Soalnya, pemasangan baliho itu, menurut Pendekar Banten, sebagai upaya untuk mengacak-acak BUMN oleh sekelompok orang. Pihaknya pun mengaku tidak segan mencopot semua baliho yang provokatif tersebut.
Plt Ketua Korda Dua Pendekar Banten Kota Tangsel, Deni Arisandi mengatakan, peran BUMN dalam pembangunan masyarakat Banten sangat besar dalam jangka panjang.
“Di Banten ini, banyak sekali BUMN yang ada. Walaupun secara jangka pendek belum terlihat membantu masyarakat, tapi jangka panjang sangat dibutuhkan,” kata Deni, kepada awak media.
Dia mencontohkan, di Cilegon ada Krakatau Steel, di Kota dan Kabupaten Tangerang ada Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), dan di Lebak Selatan ada Antam.
“Ya, artinya secara jangka panjang BUMN itu sangat membantu masyarakat Banten dan jangan diacak-acak. Walau kita pendekar, kita mengerti hukum. Kami akan menghadapi orang-orang tersebut secara hukum,” sambungnya.
Tidak hanya itu, mereka pun mengecam aksi sekelompok orang yang telah menyudutkan Menteri BUMN Erick Thohir dengan baliho bertuliskan #Erickout, Erick Gagal di Banten.
Dalam kesempatan itu pula, Deni membantah vidio yang beredar dari oknum yang mengatasnamakan Korda 2 Pendekar Tangsel, untuk menurunkan Erick Thohir dan meminta kepada oknum tersebut untuk segera minta maaf.
“Erick Tohir adalah pembantunya Presiden Jokowi dan Jokowi sewaktu kita mubes hadir. Artinya ada ikatan emosional antara kita dan Jokowi. Oleh karenanya, kita wajib membantu tugas Jokowi dan Erick Tohir,” pungkasnya.(net/muh)















