SERANG – Secara perlahan tapi pasti, atlet-atlet Banten terus berprestasi untuk meloloskan provinsi di bawah pimpinan Gubernur H. Wahidin Halim berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua.
Sebagai bentuk dukungan atas perjuangan atlet Banten saat berlaga di babak kualifikasi PON XX/2020, KONI Banten menurunkan tim monitoring ke beberapa venue pertandingan.
Selain memberikan dukungan moril kepada atlet, pelatih dan pengurus cabang olahraga yang sedang berlaga, tim monitoring juga dimaksudkan untuk bisa memantau peta kekuatan lawan yang akan dihadapi atlet Banten saat PON di Papua nanti.
“Tugas utama tim monitoring bukan saja memantau kemampuan dan kekuatan atlet Banten, tapi atlet dari provinsi lain yang akan menjadi lawan atlet Banten. Di luar yang utama, tugas tim monitoring juga ditujukan memberi support agar atlet bisa mengeluarkan kemampuan terbaik pada ajang Pra PON,” ucap Hj. Rumiah Kartoredjo saat memonitoring cabor balap motor nomor motocross di Sirkuit Tembong, Kota Serang, Minggu (15/9/2019).
Dan terbukti kunjungan Ketua Umum dan pengurus KONI Banten yang masuk dalam tim monitoring mendongkrak semangat atlet yang berlaga untuk meraih tiket PON.
Pada ajang Pra PON cabor balap motor, kehadiran mantan Ketua Pengprov PBVSI Banten ini membuat cabor tersebut mendulang satu tiket tambahan atas nama Jefri Bule.
Jefri sukses meraih medali perak pada nomor perorangan MX 125cc di kategori usia 13-17 tahun.
Sebelumnya di kategori road race Banten sudah mengamankan dua tiket untuk berlaga di pesta olahraga empat tahunan itu. Reynaldi Pradana sukses meraih peringkat ketiga di kelas bebek 150cc STD Perorangan kategori Usia 21 tahun ke atas.
Sementara Rere, sapaan Reynaldi Pradana, juga meyegel medali perak bersama tandemnya Doohan Akbaruzaman di nomor beregunya.
Sedangkan di sepatu roda yang dihadiri Rumiah, atlet Banten juga mendulang empat tiket PON setelah tiga atletnya meraih gelar juara di empat nomor. Dua tiket PON dipersembahkan atlet Afifah Nurul Syahidah yang sukses meraih perak di nomor ITT 300 m putri dan meraih perunggu di nomor ITT 200 m putri.
Dua tiket lainnya didapat Hafizh Izzuddin Wibisono dengan merebut medali perak di nomor ITT 400 m putra. Sementara Saskia Rachma Nandita mampu mengamankan medali perunggu di nomor ITT 100 m putri.
“Ke depan saya berharap lebih banyak lagi atlet Banten yang bisa meraih tiket ke PON XX/2020. Karena masih banyak cabor yang belum melaksanakan PON dan saya harap semua bersemangat agar Banten bisa meraih hasil cemerlang di Tanah Papua,” tegas Rumiah.(muh)












