TANGERANG – Pada pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV/2019, judo Banten berencana hanya mengirimkan delapan atlet. Hal itu disampaikan pelatih judo Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) Provinsi Banten, Haerviner.
Kata dia, atlet judo PPLP Banten yang bernaung di Padepokan Satria Benteng Kabupaten Tangerang saat ini ada 14 orang.
Namun, tidak semuanya bisa dibawa ke Papua pada Oktober nanti. Ada transisi usia atlet yang akan tampil di Popnas dengan atlet berprestasi sebelumnya. Sehingga ada beberapa atlet yang batas usianya telah melewati ketentuan Popnas dan calon penggantinya sudah dipersiapkan.
“Namun calon penggantinya belum bisa maksimal prestasinya, karena baru berlatih secara serius. Oleh karenanya, daripada kita memaksakan berangkat dengan 12 atlet tapi kemampuan beberapa atlet tak bisa optimal, maka saya memilih untuk mempersiapkan delapan atlet saja,” ucapnya.
Sampai sekarang, atlet PPLP sudah menjalani latihan rutin dan beberapa kali atlet tampil di kejuaraan yang ada di Jabodetabek. Semua program sudah berjalan sesuai apa yang telah dirancang, agar bisa mencapai puncak penampilan pada Oktober 2019.
“Puasa pun kami tetap berlatih. Melanjutkan masa persiapan umum yang telah berjalan sebelum bulan Ramadan,” bebernya.
“Meski dalam tahap persiapan umum, tapi kondisi atlet sudah dalam kondisi bagus, lantaran beberapa kali ikut kejuaraan,” imbuhnya.
Soal kans medali dari delapan atlet yang nantinya dipersiapkan menghadapi Popnas, Haeviner menyebut tak mau sesumbar. Dirinya hanya memasukkan target satu medali emas pada multi even olahraga tingkat pelajar dua tahunan tersebut.
“Itu hanya di atas kertas, di luar kami berusaha menorehkan prestasi seperti saat Popnas XIV/2017 di Jawa Tengah. Semua atlet yang kami kirim membawa pulang medali,” bebernya.
Sebagai informasi, pada Popnas XIV/2017, Banten memfasilitasi delapab atlet dan capaiannya cukup fantastis. Meraih tiga medali emas, empat perak, dan satu perunggu.(muh)













